Perlindungan TKW Disnaker Bekasi dinilai lamban

Rabu, 02 Mei 2012 - 09:00 WIB
Perlindungan TKW Disnaker...
Perlindungan TKW Disnaker Bekasi dinilai lamban
A A A
Sindonews.com – DPRD Kabupaten Bekasi menilai penanganan kasus penganiayaan tenaga kerja wanita (TKW) asal Kecamatan Pebayuran, Satem bin Uin, 36, di Yordania lamban.

Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) dianggap lemah sehingga kasus penyiksaan TKW asal Bekasi selalu terjadi. Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Mustakim mengatakan, Disnaker terkesan tidak pernah mencari tahu keberadaan warga Bekasi yang bekerja di luar negeri. Penyiksaan yang dialami Satem menandakan lemahnya pengawasan Disnaker dan penanganan pascakejadian. Bahkan, kebanyakan kasus tidak sampai tuntas.

”Selama ini Disnaker cuma terima laporan dan nggak ada penyelesaiannya.Semua selesai di tengah jalan. Dulu kasus Ruyati, belum lagi beberapa TKI ada yang hilang.Saya akan minta kinerja Disnaker dievaluasi,” kata Mustakim kemarin. Penganiayaan TKW asal Bekasi bukan yang pertama. Sebelumnya Ruyati yang dihukum pancung karena dinyatakan bersalah membunuh majikannya.

Selain itu, ada beberapa TKW yang hilang dan tidak diketahui keberadaannya. Bahkan, Disnaker juga tidak memiliki data pasti jumlah TKW yang bekerja di luar negeri. Kepala Disnaker Kabupaten Bekasi Harris Widjaya membantah tudingan tidak proaktif dalam menangani penganiayaan TKW. Disnaker, kata dia, selalu melakukan koordinasi dengan BNP2TKI dan kepolisian terkait kasus ini. ”Kita selalu mendata dan mempercepat proses penyelesaian,” katanya.

Satem yang malang itu dipulangkan ke kampung halamannya karena mendapat perlakuan kasar majikannya. Ibu tiga anak itu mengalami retak tulang di kedua kaki setelah kabur dengan cara melompat dari lantai atas rumah majikannya.

” Saya sudah tak tahan lagi setiap hari disiksa.Majikan lelaki selalu marah dengan alasan tak jelas, meski pekerjaan rumah sudah saya kerjakan dengan benar,”tuturnya. (wbs)

()
Berita Terkini
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
2 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
2 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
2 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
3 jam yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
3 jam yang lalu
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
3 jam yang lalu
Infografis
NATO Dinilai Belum Siap...
NATO Dinilai Belum Siap untuk Mengalahkan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved