KPAI tak kooperatif, kasus habib cabul sulit diungkap

Selasa, 01 Mei 2012 - 17:18 WIB
KPAI tak kooperatif,...
KPAI tak kooperatif, kasus habib cabul sulit diungkap
A A A
Sindonews.com - Kasus Pelaporan dugaan tindak pencabulan yang ditujukan kepada Habib Hasan Assegaf oleh beberapa santrinya hingga saat ini masih menemui kendala. Salah satunya ialah tidak kooperatifnya pihak KPAI (Komisi perlindungan Anak Indonesia) dalam memberi keterangan kepada penyidik.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto, kalau pihak KPAI bisa memperjelas dugaan tersebut, sebaiknya KPAI berkomunikasi dan berkoordinasi dengan penyidik. Hal ini ditujukan agar kasusnya bisa terang benderang.

"Jangan hanya bisa memberi statement saja," cetus Rikwanto kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (1/5/2012).

Selain itu, Rikwanto menambahkan, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) juga seharusnya datang langsung menemui penyidik, karena hingga saat ini tim penyidik belum menemukan kaitan antara keterangan korban, bukti dan juga saksi.

Ditegaskannya, hingga saat ini tim penyidik belum bisa menemukan indikasi kalau peristiwa itu terjadi. Karena komunikasi antara Habib H, saksi dan lain-lain masih kurang. "Habib juga masih menyangkal terus," tandasnya.

Sebelumnya, Habib Hasan dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait dugaan pelecehan seksual terhadap para pengikutnya. Pelecehan itu dilakukan pada tahun 2006-2011. Beberapa orang bahkan masih di bawah umur saat pelecehan itu terjadi.

Habib H diterangkan melakukan pelecehan dengan modus terapi kesehatan untuk melakukan suatu aktivitas seksual. Polisi, kini sudah memiliki sejumlah barang bukti seperti percakapan di Facebook dan pesan singkat. (wbs)
()
Berita Terkini
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
4 jam yang lalu
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
9 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
9 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
9 jam yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
9 jam yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
10 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved