Ricuh, buruh sweeping kawasan industri Sentul

Selasa, 01 Mei 2012 - 12:11 WIB
Ricuh, buruh sweeping...
Ricuh, buruh sweeping kawasan industri Sentul
A A A
Sindonews.com - Kericuhan timbul dalam aksi demonstrasi memperingati Hari Buruh Internasional di Bogor. Kericuhan dikarenakan ribuan buruh melakukan aksi sweeping ke kawasan industri Sentul, Babakan Madang, Bogor, Jawa Barat.
Setelah melakukan longmarch, ribuan buruh langsung melakukan sweeping terhadap pabrik yang ada di kawasan industri tersebut. Kericuhan terjadi antara buruh dengan pihak keamanan pabrik.

Petugas keamanan pabrik menolak permintaan ribuan buruh yang meminta gerbang pabrik dibuka untuk men-sweeping karyawan pabrik yang kemungkinan tidak ikut melakukan aksi demonstrasi.

Para buruh terus memaksa buruh lainnya agar ikut memperingati hari May Day, dengan cara mendobrak pintu gerbang pabrik.Aksi buruh sweeping buruh pabrik di kawasan industri Sentul membuat petugas kemanan Polres Bogor kecolongan. Karena tidak ada petugas kemanan yang mengawal sweeping, sehingga kericuhan terjadi.

Setelah satu jam melakukan aksi sweeping, petugas Polres Bogor dibantu TNI berupaya membubarkan diri sehingga aksi saling dorong tidak terhindarkan.
()
Berita Terkini
Ledakan Bom Diduga Sisa...
Ledakan Bom Diduga Sisa Perang Dunia II Guncang Biak Numfor, 5 Orang Tewas
14 menit yang lalu
Jokowi Akan Kunjungi...
Jokowi Akan Kunjungi Lampung, Relawan dan PSI Siap Kawal Seluruh Agenda
52 menit yang lalu
Peringati HJB ke-544,...
Peringati HJB ke-544, Karang Taruna Gelar Turnamen Voli Istimewa 2026 di Desa Malasari
1 jam yang lalu
Arus Balik Long Weekend...
Arus Balik Long Weekend Padati Whoosh, Separuh Penumpang Bergerak ke Jakarta
3 jam yang lalu
Menag: Pembubaran Ibadah...
Menag: Pembubaran Ibadah di Bantul Tak Boleh Terulang Lagi
3 jam yang lalu
Pembudidaya Ikan Bioflok...
Pembudidaya Ikan Bioflok Karawang Sukses Wujudkan Asta Cita Presiden Prabowo
4 jam yang lalu
Infografis
6 Fakta Macet Mengerikan...
6 Fakta Macet Mengerikan Hingga 17 Jam di Kawasan Puncak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved