188 kota berpotensi terkena Tsunami

Kamis, 19 April 2012 - 16:26 WIB
188 kota berpotensi...
188 kota berpotensi terkena Tsunami
A A A
Sindonews.com - Badan Nasional Penanggulanan Bencana (BNPB) memprediksi ada sedikitnya 188 kota atau kabupaten di Indonesa berpotensi tinggi terkena bencana Tsunami.

Maka itu, Kepala BNPB Sutopo Purwo Nugroho meminta agar warga selalu waspada akan terjadinya bencana itu. "Sedangkan, kabupaten maupun kota yang memiliki tingkat sedang potensi tsunami sebanyak 35," jelasnya ditemui di kantor BNPB Jakarta, Kamis (19/4/2012).

Berdasarkan data di BNPB, gempa yang terjadi di Indonesia dalam kurun waktu antara tahun 1629 hingga 2012 setidaknya terjadi 1712 kali terjadi Tsunami kecil dan besar baik menimbulkan korban maupun tidak.

Seperti diketahui terakhir, gempa dengan kekuatan 8,9 skala richter (SR) mengguncang Pulau Sumatera bagian Bengkulu, Lampung, Nanggroe Aceh Darusallam (NAD), Sumatera Barat (Sumbar), dan Sumatera Utara (Sumut), Rabu 11 April 2012.

Dari data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), lokasi pusat gempa terjadi di 2.31 Lintang Utara (LU), 92.67 Bujur Timur (BT), dengan kedalaman 10 kilometer.(lin)
()
Berita Terkini
Teknologi Pupuk Hayati...
Teknologi Pupuk Hayati Dongkrak Produktivitas Sawah di Subang, Hasil Panen Tembus 4,76 Ton per Hektare
3 jam yang lalu
Setkab Dokumentasikan...
Setkab Dokumentasikan Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Sinjai
3 jam yang lalu
Perkuat Sinergi Polri...
Perkuat Sinergi Polri dan Media lewat Padel Bhayangkara Cup 2026
4 jam yang lalu
Jawab Kebutuhan Industri,...
Jawab Kebutuhan Industri, UMB Kenalkan Profesi Insinyur pada Siswa SMK
5 jam yang lalu
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan...
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan Sangihe, Simak Hasil Analisis BMKG
5 jam yang lalu
Puluhan Profesor dan...
Puluhan Profesor dan Dosen UNJ bersama Billy Mambrasar, Latih Seribu Guru di Daerah Terpencil
8 jam yang lalu
Infografis
26 Miliarder Gagal Cegah...
26 Miliarder Gagal Cegah Zohran Mamdani Jadi Wali Kota Muslim New York
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved