Geng motor tak ada kaitannya dengan Pilkada
Selasa, 17 April 2012 - 15:19 WIB
Geng motor tak ada kaitannya dengan Pilkada
A
A
A
Sindonews.com - Akhir-akhir ini isu geng motor ramai diperbincangkan banyak kalangan. Pasalnya, aksi kebrutalan geng motor belakangan terjadi di DKI Jakarta sudah meresahkan warga.
Banyak opini publik dari isu geng motor tersebut. Salah satunya, ada yang mengait-ngaitkan isu geng motor dengan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta tahun ini.
Sehingga ada penilaian bahwa aksi brutal geng motor sebagai usaha untuk mengacaukan jalannya Pilkada DKI Jakarta. Akan tetapi, pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta punya anggapan berbeda.
"Itu murni kriminal. Mudah-mudahan gak berdampak pada pemilihan Gubernur. Kan rasa aman penting biar masyarakat mau menggunakan hak pilih. Tapi kalau berkaitan dengan Pemilukada, saya rasa gak ada ya," ujar Ketua Pokja Pendataan Pemilih pada KPUD DKI Jakarta Aminullah kepada wartawan di Kantornya, Jalan Budi Kemulyaan, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (17/4/2012).
Karena, kata dia, jika aksi geng motor tersebut berkaitan dengan Pilkada tahun ini, pihaknya akan kena imbasnya. Akan tetapi, dia mempertegas bahwa aksi geng motor tersebut tak ada kaitannya dengan Pilkada.
"Kalau mengganggu kami sebagai penyelenggara enggak ada, misalnya menggangu pemutakhiran, verifikasi di lapangan enggak ada lah," pungkasnya. (san)
Banyak opini publik dari isu geng motor tersebut. Salah satunya, ada yang mengait-ngaitkan isu geng motor dengan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta tahun ini.
Sehingga ada penilaian bahwa aksi brutal geng motor sebagai usaha untuk mengacaukan jalannya Pilkada DKI Jakarta. Akan tetapi, pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta punya anggapan berbeda.
"Itu murni kriminal. Mudah-mudahan gak berdampak pada pemilihan Gubernur. Kan rasa aman penting biar masyarakat mau menggunakan hak pilih. Tapi kalau berkaitan dengan Pemilukada, saya rasa gak ada ya," ujar Ketua Pokja Pendataan Pemilih pada KPUD DKI Jakarta Aminullah kepada wartawan di Kantornya, Jalan Budi Kemulyaan, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (17/4/2012).
Karena, kata dia, jika aksi geng motor tersebut berkaitan dengan Pilkada tahun ini, pihaknya akan kena imbasnya. Akan tetapi, dia mempertegas bahwa aksi geng motor tersebut tak ada kaitannya dengan Pilkada.
"Kalau mengganggu kami sebagai penyelenggara enggak ada, misalnya menggangu pemutakhiran, verifikasi di lapangan enggak ada lah," pungkasnya. (san)
()