Tak salat Jumat, mahasiswa maki polisi

Jum'at, 30 Maret 2012 - 12:53 WIB
Tak salat Jumat, mahasiswa...
Tak salat Jumat, mahasiswa maki polisi
A A A
Sindonews.com - Usai melaksanakan salat Jumat, ratusan mahasiswa melontarkan makian ke aparat kepolisian yang tak salat Jumat.

Ratusan mahasiswa yang menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) melakukan salat Jumat di lokasi demonstrasi, Jalan Diponegoro, Bandung.
Jalan tersebut sejak pagi ditutup karena ada aksi unjuk rasa tersebut.

Berbagai spanduk, bendera organisasi, hingga ban bekas yang akan mereka bakar, untuk sementara disingkirkan.

Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Eddy Rustandi menjadi khatib jumat. Dalam ceramahnya, Eddy menyinggung penolakannya terhadap kenaikan harga BBM.

"Kita salat Jumat di sini, di tengah jalan raya ini, untuk menolak Rezim SBY-Boediono menaikkan harga BBM," katanya, Jumat (30/3/2012).

Salat Jumat tersebut tampak khidmat. Sekira pukul 12.25 WIB, salat Jumat selesai. Selanjutnya mahasiswa kembali melanjutkan aksinya.

Namun, usai salat Jumat mahasiswa tampak marah melihat para polisi yang tidak salat Jumat. Usai salat mereka pun melontarkan makian kepada polisi.(azh)
()
Berita Terkini
Perkuat Layanan Kesehatan,...
Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkot Tangsel Tingkatkan Kapasitas 1.389 Kader Posyandu
1 jam yang lalu
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
4 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
4 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
4 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
5 jam yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
5 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved