Gagal duduki bandara, buruh bergerak ke gedung DPR
Kamis, 29 Maret 2012 - 14:19 WIB
Gagal duduki bandara, buruh bergerak ke gedung DPR
A
A
A
Sindonews.com - Usaha buruh menduduki Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) dalam aksi tolak kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) diurungkan. Setelah menemukan kesepakatan dengan pihak kepolisian, buruh memutuskan malanjutkan aksi ke gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI).
Poniman, kordinator aksi mengatakan, rencana menduduki pintu M1 bandara Soetta batal dilaksanakan setelah dilakukan negosiasi antara buruh dengan polisi. "Kami akan segera menuju DPR RI, melalui jalan Daan Mogot untuk menyerukan penolakan kenaikan BBM di sana," katanya.
Sementara itu, Kapolres Tangerang Kota, Wahyu Widada mengatakan, hasil negosisasi antara buruh dengan polisi mendapatkan titik temu hingga akhirnya buruh mau tarik mundur dan batal menduduki pintu masuk bandara.
"Kami berterima kasih buruh mau memahami bahwa bandara adalah kawasan yang dilarang untuk dilakukan aksi demonstrasi," tegasnya.
Saat ini sekitar 1500 buruh sudah mulai berkonvoi menuju DPR RI dengan pengawalan ketat pihak kepolisian.
Seperti diketahui, menyusul rencana demonstrasi massa berjumlah besar di area Bandara Soetta, pintu gerbang belakang bandara (M1) terpaksa ditutup dan dijaga ketat aparat kepolisian.
Sejak pukul 10.05 WIB tadi, puluhan aparat kepolisian terlihat sudah berjaga-jaga, terutama di pintu M1 bandara internasional tersebut. Dua mobil Baracuda Brigadir Mobil (Bribmob) juga tampak sudah terparkir. Sebelumnya, secara resmi melalui twitter maskapai Garuda Indonesia mengumumkan akan ada penutupan pintu M1 untuk umum. Para penumpang diimbau untuk tidak melewati pintu belakang. (wbs)
Poniman, kordinator aksi mengatakan, rencana menduduki pintu M1 bandara Soetta batal dilaksanakan setelah dilakukan negosiasi antara buruh dengan polisi. "Kami akan segera menuju DPR RI, melalui jalan Daan Mogot untuk menyerukan penolakan kenaikan BBM di sana," katanya.
Sementara itu, Kapolres Tangerang Kota, Wahyu Widada mengatakan, hasil negosisasi antara buruh dengan polisi mendapatkan titik temu hingga akhirnya buruh mau tarik mundur dan batal menduduki pintu masuk bandara.
"Kami berterima kasih buruh mau memahami bahwa bandara adalah kawasan yang dilarang untuk dilakukan aksi demonstrasi," tegasnya.
Saat ini sekitar 1500 buruh sudah mulai berkonvoi menuju DPR RI dengan pengawalan ketat pihak kepolisian.
Seperti diketahui, menyusul rencana demonstrasi massa berjumlah besar di area Bandara Soetta, pintu gerbang belakang bandara (M1) terpaksa ditutup dan dijaga ketat aparat kepolisian.
Sejak pukul 10.05 WIB tadi, puluhan aparat kepolisian terlihat sudah berjaga-jaga, terutama di pintu M1 bandara internasional tersebut. Dua mobil Baracuda Brigadir Mobil (Bribmob) juga tampak sudah terparkir. Sebelumnya, secara resmi melalui twitter maskapai Garuda Indonesia mengumumkan akan ada penutupan pintu M1 untuk umum. Para penumpang diimbau untuk tidak melewati pintu belakang. (wbs)
()