Demokrat: Memang siapa yang mau dukung Ahok?
Rabu, 21 Maret 2012 - 12:54 WIB
Demokrat: Memang siapa yang mau dukung Ahok?
A
A
A
Sindonews.com - Perang slogan dan saling kritik antara calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) DKI Jakarta mulai muncul.
Pernyataan cawagub usungan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang mengatakan, tidak semua warga Betawi mendukung Fauzi Bowo (Foke), mendapat kritikan balik dari pihak Partai Demokrat.
Wakil Ketua Umum PD Max Sopacua menyayangkan pernyataan Ahok itu. Menurutnya, mantan Bupati Belitung Timur itu terlalu kencang menilai kinerja Foke.
"Ahok saya baca berita dari kemarin itu ngomongnya kencang terus. Dia seperti pernah berbuat untuk DKI, itu apa? Emang siapa Ahok itu? Ahok ngomong siapa yang dukung Foke, emang siapa yang mau dukung Ahok?" tukas Max kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (21/3/2012).
Menurut mantan presenter olaharaga di televisi nasional ini, merebut kursi DKI 1 itu tidak mudah. Jadi, lebih baik Ahok tak perlu menyerang orang lain, yang ada hanya kurang elok dan terkesan arogan.
"Saya bilang statement Ahok itu arogan. Dia kan cuma untuk mencari untung saja di Jakarta dengan berdagang. Emang di Jakarta, China melulu ya. Jangan arogan. Kalau mau menang jangan arogan, emang gampang apa menangkan Pilkada Jakarta?" ujarnya.
Max menegaskan, langkah Jokowi-Ahok menurutnya tidak mudah untuk menaklukkan masyarakat Jakarta. Meski Jokowi selama ini dikenal sukses memimpin Solo. Jakarta dengan Solo, ditegaskannya, sangat berbeda jauh.
"Pak Jokowi itu adalah panutan di Jawa Tengah. Masyarakat mendambakan dia sebagai pemimpin. Kalau dia cawagub Jateng tak ada lawan itu pasti," ujarnya.
Sekadar diketahui, setelah resmi diusung partai koalisi PDIP dan Partai Gerindra, Ahok mulai melempar kritikan terhadap Foke. Ahok mengaku telah mendapat dukungan dari orang asli Betawi.
"Jadi bilang sama Pak Foke, di Jakarta ini banyak golongan masyarakat. Orang Betawi juga tidak semuanya dukung dia, saya kira pendukung saya malah banyak anak Betawi, jadi Betawi mana yang mau diklaim?" ujar Ahok.(lin)
Pernyataan cawagub usungan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang mengatakan, tidak semua warga Betawi mendukung Fauzi Bowo (Foke), mendapat kritikan balik dari pihak Partai Demokrat.
Wakil Ketua Umum PD Max Sopacua menyayangkan pernyataan Ahok itu. Menurutnya, mantan Bupati Belitung Timur itu terlalu kencang menilai kinerja Foke.
"Ahok saya baca berita dari kemarin itu ngomongnya kencang terus. Dia seperti pernah berbuat untuk DKI, itu apa? Emang siapa Ahok itu? Ahok ngomong siapa yang dukung Foke, emang siapa yang mau dukung Ahok?" tukas Max kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (21/3/2012).
Menurut mantan presenter olaharaga di televisi nasional ini, merebut kursi DKI 1 itu tidak mudah. Jadi, lebih baik Ahok tak perlu menyerang orang lain, yang ada hanya kurang elok dan terkesan arogan.
"Saya bilang statement Ahok itu arogan. Dia kan cuma untuk mencari untung saja di Jakarta dengan berdagang. Emang di Jakarta, China melulu ya. Jangan arogan. Kalau mau menang jangan arogan, emang gampang apa menangkan Pilkada Jakarta?" ujarnya.
Max menegaskan, langkah Jokowi-Ahok menurutnya tidak mudah untuk menaklukkan masyarakat Jakarta. Meski Jokowi selama ini dikenal sukses memimpin Solo. Jakarta dengan Solo, ditegaskannya, sangat berbeda jauh.
"Pak Jokowi itu adalah panutan di Jawa Tengah. Masyarakat mendambakan dia sebagai pemimpin. Kalau dia cawagub Jateng tak ada lawan itu pasti," ujarnya.
Sekadar diketahui, setelah resmi diusung partai koalisi PDIP dan Partai Gerindra, Ahok mulai melempar kritikan terhadap Foke. Ahok mengaku telah mendapat dukungan dari orang asli Betawi.
"Jadi bilang sama Pak Foke, di Jakarta ini banyak golongan masyarakat. Orang Betawi juga tidak semuanya dukung dia, saya kira pendukung saya malah banyak anak Betawi, jadi Betawi mana yang mau diklaim?" ujar Ahok.(lin)
()