Ahok cuma mau duet dengan Jokowi
Senin, 19 Maret 2012 - 13:54 WIB
Ahok cuma mau duet dengan Jokowi
A
A
A
Sindonews.com - Politikus Golongan Karya (Golkar) yang digadang-gadang akan dipinang Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyatakan dirinya tidak mau maju menjadi calon Gubernur DKI kecuali dengan Joko Widodo.
"Saya tidak mau kecuali dengan Jokowi, ada beberapa yang mengajak saya salah satunya dari independen," tutur Ahok kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (19/3/2012).
Dia mengaku, tidak pernah melakukan pendekatan apalagi melamar supaya diusung oleh Partai Gerindra. "Saya tidak ngelamar, terus terang, orang yang ngelamar saya," terangnya.
Kader Golkar ini menyatakan, sampai sekarang belum melapor ke Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie. Tapi dalam aturan Partai Golkar, kalau mencalonkan jadi kepala daerah tidak diusung partainya, maka harus keluar atau mengundurkan diri. "Kalau peraturan partai, kita harus keluar," jelasnya.
Sampai sejauh ini, Ahok mengaku masih menuggu keputusan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) untuk kepastian terpilih atau tidaknya dia menjadi pendamping Jokowi menuju kursi Gubernur DKI Jakarta 2012. "Masih menuggu keputusan PDIP," tukasnya. (san)
"Saya tidak mau kecuali dengan Jokowi, ada beberapa yang mengajak saya salah satunya dari independen," tutur Ahok kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (19/3/2012).
Dia mengaku, tidak pernah melakukan pendekatan apalagi melamar supaya diusung oleh Partai Gerindra. "Saya tidak ngelamar, terus terang, orang yang ngelamar saya," terangnya.
Kader Golkar ini menyatakan, sampai sekarang belum melapor ke Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie. Tapi dalam aturan Partai Golkar, kalau mencalonkan jadi kepala daerah tidak diusung partainya, maka harus keluar atau mengundurkan diri. "Kalau peraturan partai, kita harus keluar," jelasnya.
Sampai sejauh ini, Ahok mengaku masih menuggu keputusan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) untuk kepastian terpilih atau tidaknya dia menjadi pendamping Jokowi menuju kursi Gubernur DKI Jakarta 2012. "Masih menuggu keputusan PDIP," tukasnya. (san)
()