Golkar cuek kabar Alex Noerdin terlibat korupsi
Kamis, 08 Maret 2012 - 13:06 WIB
Golkar cuek kabar Alex Noerdin terlibat korupsi
A
A
A
Sindonews.com - Kabar keterlibatan Alex Noerdin dalam kasus korupsi proyek Wisma Atlet SEA Games agaknya tak mempengaruhi niat Partai Golongan Karya (Golkar) untuk mengusungnya dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2012.
Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI Setya Novanto mengatakan, walau beberapa kali disebut hakim maupun saksi dalam persidangan, bukan berarti Gubernur Sumatera Selatan itu terlibat. Dia yakin Alex tidak terlibat dalam kasus itu.
"Kalau masalah hukum semuanya kami percayakan kepada instansi penegak hukum. Kami yakin yang bersangkutan tidak terlibat," kata Setya kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (8/3/2012).
"Saya rasa enggak, semua berjalan on the track," imbuhnya.
Partai Golkar tak terpengaruh kabar itu. Justru sebaliknya, pilihan terhadap Alex semakin kuat karena sosok diyakini memiliki pengalaman dalam pemerintahan.
"Alex menjadi prioritas kami, sebab beliau leadershipnya kuat, program-program waktu menjadi Gubernur Sumatra Selatan terbukti berjalan," ujar Setya.
Setidaknya, Alex pun akan mampu mengelola manajemen pemerintahan di DKI Jakarta yang memiliki problem klasik banjir dan kemacetan. "Banjir dan macet ini harus diatasi, dan butuh program khusus," tukasnya.(lin)
Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI Setya Novanto mengatakan, walau beberapa kali disebut hakim maupun saksi dalam persidangan, bukan berarti Gubernur Sumatera Selatan itu terlibat. Dia yakin Alex tidak terlibat dalam kasus itu.
"Kalau masalah hukum semuanya kami percayakan kepada instansi penegak hukum. Kami yakin yang bersangkutan tidak terlibat," kata Setya kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (8/3/2012).
"Saya rasa enggak, semua berjalan on the track," imbuhnya.
Partai Golkar tak terpengaruh kabar itu. Justru sebaliknya, pilihan terhadap Alex semakin kuat karena sosok diyakini memiliki pengalaman dalam pemerintahan.
"Alex menjadi prioritas kami, sebab beliau leadershipnya kuat, program-program waktu menjadi Gubernur Sumatra Selatan terbukti berjalan," ujar Setya.
Setidaknya, Alex pun akan mampu mengelola manajemen pemerintahan di DKI Jakarta yang memiliki problem klasik banjir dan kemacetan. "Banjir dan macet ini harus diatasi, dan butuh program khusus," tukasnya.(lin)
()