40% bencana terkonsentrasi di Jawa

Rabu, 07 Maret 2012 - 09:28 WIB
40% bencana terkonsentrasi...
40% bencana terkonsentrasi di Jawa
A A A
Sindonews.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan dari 2.066 kejadian bencana yang terjadi di Tanah Air sepanjang 2011, 40 per sen di antaranya terkonsentrasi di Pulau Jawa.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, Jawa kian rentan terhadap bencana. Bahkan, dari hasil analisis yang dilakukan BNPB, tren serta dampak bencana di masa mendatang diperkirakan akan bertambah besar, sehingga menjadi tantangan tersendiri bagi proses pembangunan ke depan.

“Rata-rata sejak 2002 hingga sekarang, bencana banyak terjadi di Jawa. Tren bencana dan dampaknya diperkirakan makin besar,” ungkap Sutopo di Jakarta kemarin.

Menurut dia, makin rentannya Jawa terhadap bencana menjadi tantangan bagi proses pembangunan, sebab bencana dapat menjadi faktor penghambat yang signifikan bagi keberlangsungan pembangunan.

Bahkan, bencana juga dinilai dapat menyusutkan kapasitas produktif dalam skala besar sehingga berakibat pada kerugian finansial. Sutopo menjelaskan, bencana memiliki dampak negative sum game yang dapat menyebabkan wilayah yang terkena bencana mengalami kemunduran ekonomi.(lin)
()
Berita Terkini
BNN dan Bea Cukai Gagalkan...
BNN dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Kuncup Bunga Kanabis Asal Thailand
7 jam yang lalu
Pemprov Jatim Dukung...
Pemprov Jatim Dukung BYD Tech-Culture Fest 2026
7 jam yang lalu
Gen Z Berekspresi, 510...
Gen Z Berekspresi, 510 STUDIOS Bawa Tren Self-Photo ke Lampung Selatan
7 jam yang lalu
Penampakan Lamborghini...
Penampakan Lamborghini hingga Aset Mewah Tersangka Aseng yang Disita Kejagung
8 jam yang lalu
Pesawat AMA Dibakar...
Pesawat AMA Dibakar di Yahukimo, Kemenko Polkam Dorong Tindakan Tegas
9 jam yang lalu
HKTI Papua Dukung Agenda...
HKTI Papua Dukung Agenda Ketahanan Pangan Nasional dari Biak
10 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved