Sering 'gauli' pacar, ABG di Surabaya masuk bui

Senin, 05 Maret 2012 - 18:40 WIB
Sering gauli pacar,...
Sering 'gauli' pacar, ABG di Surabaya masuk bui
A A A
Sindonews.com - Nayo Gotama (18) Warga Kedung Rukem Timur, Surabaya harus meringkuk di balik jeruji. Pasalnya, orang tua sebut saja S (17) tak terima anaknya dibawa lari dan diajak hubungan layaknya suami istri berkali-kali.

Informasi yang dihimpun, pasangan sejoli ini sebenarnya sudah menjalin kasih sejak tiga tahun lalu. Bahkan Nayo dan S adalah satu sekolahan sewaktu masih SMP hingga SMA. Rupanya, hubungan sebagai sepasang kekasih berlanjut hingga 'adegan ranjang'.

Menurut Kepala Unit (Kanit) Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya AKP Suratmi, orang tua S melaporkan Nayo ke Polisi karena telah membawa lari anak gadisnya itu.

"Orang tua S sudah datang baik-baik ke tersangka untuk menanyakan keberadaan anaknya itu. Tapi ternyata, Nayo berbohong," kata Suratmi kepada Wartawan di Mapolrestabes Surabaya Timur, Surabaya, Senin (5/3/2012).

Kecurigaan orang tua S diperkuat bahwa anaknya dibawa lari oleh Nayo adalah berkat rekaman CCTV. Kebetulan di kampung tempat tinggal S terdapat CCTV. Dalam rekaman itu, terlihat Nayo sedang menjemput S. Atas dasar itulah kemudian dilaporkan ke Polisi.

Nayo sendiri mengakui semua perbuatannya. Lulusan SMA itu mengaku sudah berulang kali berhubungan intim dengan S. "Sudah ndak terhitung berapa kali (hubungan intim). Pertama kali saat dia masih kelas satu SMA. Kami melakukannya di rumah saya," aku Noya polos.

Ia mengelak jika dituding memaksa S untuk melakukan perbuatan itu. "Kami saling mencintai dan ingin menikahinya kelak. Selama ini memang hubungan kami tidak direstui orang tuanya," tambahnya.

Sayangnya, Polisi punya penilaian yang berbeda. Dari pemeriksaan petugas terkuak, Nayo pernah sekali memfoto S dalam keadaan telanjang bulat. Foto itu diduga dijadikan alat Nayo agar tetap bisa berhubungan badan.

Selain itu, Polisi juga menyita boneka panda berukuran besar. Boneka ini yang diakui polisi sebagai media rayuan Nayo untuk menyetubuhi S. Korps berseragam Coklat ini juga menjadikan rekaman CCTV dan pakaian dalam S sebagai barang bukti. (wbs)
()
Berita Terkini
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
1 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
2 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
2 jam yang lalu
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
4 jam yang lalu
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
11 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
11 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved