Golkar kasih angin kadernya lobi parpol lain
Senin, 05 Maret 2012 - 13:28 WIB
Golkar kasih angin kadernya lobi parpol lain
A
A
A
Sindonews.com - Partai Golkar tidak menyalahkan kadernya yang melakukan komunikasi politik dengan partai lain terkait Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta. Tapi pada saatnya nanti, semua kader harus taat terhadap keputusan partai.
"Komunikasi dan lobi tidak disalahkan. Itu tetep dibenarkan. Tapi nanti pada saatnya harus taat pada kedudukan partai, karena disini Golkar mengharuskan koalisi," ungkap Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) Golkar Priyo Budi Santoso di DPR, Jakarta, Senin (5/3/2012
Golkar sangat menghormati komunikasi yang dilakukan kader partai. Namun diingatkan Priyo, ada tata krama yang harus dijadikan patokan kader. "Ya harus menyesuaikan dengan kebutuhan kita alias taat," tukasnya.
Begitu pula jika partai telah memutuskan calon gubernur, maka kader lain harus menaatinya. Namun bukan berarti komunikasi politik dengan partai lain yang sudah dibangun kader akan percuma.
Komunikasi politik yang dibangun kader Golkar menjelang Pilgub DKI, justru bisa dijadikan pondasi awal untuk membangun koalisi dalam Pilgub DKI Juli mendatang.
"Silakan seluruh kandidat kita yang terbaik untuk melakukan lobi supaya dapat penyawaan atau kemungkinan benih koalisi untuk mengusung sebagai calon gubernur," ucapnya.
"Komunikasi dan lobi tidak disalahkan. Itu tetep dibenarkan. Tapi nanti pada saatnya harus taat pada kedudukan partai, karena disini Golkar mengharuskan koalisi," ungkap Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) Golkar Priyo Budi Santoso di DPR, Jakarta, Senin (5/3/2012
Golkar sangat menghormati komunikasi yang dilakukan kader partai. Namun diingatkan Priyo, ada tata krama yang harus dijadikan patokan kader. "Ya harus menyesuaikan dengan kebutuhan kita alias taat," tukasnya.
Begitu pula jika partai telah memutuskan calon gubernur, maka kader lain harus menaatinya. Namun bukan berarti komunikasi politik dengan partai lain yang sudah dibangun kader akan percuma.
Komunikasi politik yang dibangun kader Golkar menjelang Pilgub DKI, justru bisa dijadikan pondasi awal untuk membangun koalisi dalam Pilgub DKI Juli mendatang.
"Silakan seluruh kandidat kita yang terbaik untuk melakukan lobi supaya dapat penyawaan atau kemungkinan benih koalisi untuk mengusung sebagai calon gubernur," ucapnya.
()