Besok, Sekretaris Sutan Bathoegana dipanggil Polda

Minggu, 04 Maret 2012 - 17:19 WIB
Besok, Sekretaris Sutan...
Besok, Sekretaris Sutan Bathoegana dipanggil Polda
A A A
Sindonews.com - Pihak Polda Metro Jaya segera memanggil Melky Dedi Iskandar selaku Sekretaris dari Wakil Ketua Partai Demokrat Sutan Bathoegana.

Pemanggilan tersebut terkait laporan perusakan dan tindakan tidak menyenangkan yang terjadi di ruang kerja Sutan Bathoegana di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada Selasa (28/2/2012) sekitar pukul 19.00 WIB.

"Senin Besok 5 Maret 2012, rencananya penyidik akan memanggil Melky selaku pelapor, untuk dimintai keterangan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto kepada wartawan diruangannya, Polda Metro Jaya, Minggu (4/3/2012).

Dikatakannya, pihaknya sudah melayangkan surat panggilan kepada Melky beberapa hari lalu. Akan tetapi, hingga saat ini Melky belum bisa memenuhi panggilan tersebut. "Melky-nya ulur-ulur waktu terus," tambahnya.

Lebih lanjut ia menuturkan, Melki melaporkan dua orang berstatus terlapor, yakni Hasyim dan Akbar Hanafi terkait perusakan dan perbuatan tidak menyenangkan, pada Selasa 28 Februari 2012 sekitar pukul 19.00 WIB tersebut.

Karena Melky belum memenuhi panggilan, sambung dia, pihaknya belum mengetahui motif perusakan dan perbuatan tak menyenangkan itu.

Sekedar diketahui, kejadian berawal saat pihak terlapor (Hasyim dan Akbar Hanafi) mendatangi ruang kerja Sutan Batoeghana di Gedung Nusantara I pada Ruang 0905 Lantai 9 Gedung DPR/MPR RI, Selasa 28 Februari 2012 sekitar pukul 13.00 WIB.

Berdasarkan laporan yang ada di Polda, terlapor mendatangi ruang kerja petinggi Partai Demokrat itu, guna menagih utang-piutang. Karena tidak ada di tempat, terlapor memukul dan merusak printer dan masuk ke ruang pelapor dengan tanpa izin ataupun permisi.

Saat itu, orang yang mengaku bernama Hasyim bermaksud menagih utang kepada Sutan Batoeghana, karena politikus tersebut tidak berada di tempat, maka Hasyim memukul printer sehingga asbak yang berada di atas meja terpelanting ke lantai.

Hasyim juga mengancam staf Sutan karena menolak menghubungi Sutan, Hasyim juga mengaku sebagai adiknya, Muhammad Nazaruddin yang menjadi terdakwa kasus korupsi Wisma Atlet SEA-Games.(azh)

()
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
2 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
4 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
4 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
4 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
5 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
5 jam yang lalu
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved