Sosok Kiai Abdullah Faqih dikenal penyabar

Jum'at, 02 Maret 2012 - 03:07 WIB
Sosok Kiai Abdullah...
Sosok Kiai Abdullah Faqih dikenal penyabar
A A A
Sindonews.com - Semasa hidupnya, KH Abdullah Faqih dinilai mengelola Pondok Pesantren (Ponpes) Langitan di Desa Widang, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban dengan hati.

Sekitar 3.000 santri yang kini belajar agama di Ponpes yang letaknya berdekatan dengan jalur pantura itu seolah kehilangan sosok kiai yang begitu penyabar dan penyayang.

Menurut Yahya (25) salah seorang santri Ponpes Langitan menuturkan, Kiai Faqih sebutan akrab KH Abdullah Faqih memberikan ilmu agama kepada para santrinya dengan penuh kesabaran. Kiai Faqih juga selalu menekankan agar para santrinya menjalankan agama dengan sungguh-sungguh.

“Santri yang belajar di Ponpes Langitan harus selalu salat berjamaah lima waktu. Beliau (Kiai Faqih, red) selalu menekankan itu,” ungkap Yahya menjelaskan, Kamis 1 Maret 2012.

Kiai Faqih juga mengajarkan kepada para santrinya untuk terbiasa hidup
sehat dan hemat. Dia meminta kepada para santrinya agar tidak merokok
karena dianggap merugikan kesehatan dan boros. Di lingkungan Ponpes Langitan seluas tujuh hektare itu juga diberi papan pengumuman dilarang merokok di lingkungan pondok.

Kiai Faqih selama mengasuh Ponpes Langitan banyak istiqomah mengajar dan membimbing para santri yang berasal dari berbagai penjuru nusantara dan bahkan luar negeri. Namun, sekitar tahun 1998, Kiai Faqih banyak berkecimpung di luar pondok. Pada masa itu, Kiai Faqih sering berhubungan dengan KH Abdurrahman Wahid yang saat itu menjadi Presiden RI.

Meski begitu, kata Yahya, selama berkecimpung di luar, Kiai Faqih tetap mengasuh Ponpes Langitan dengan penuh hati. Kiai Faqih tidak sampai tergoda terlalu sibuk mengurusi urusan duniawi.

Kiai Faqih bukan hanya dikenal di kancah lokal, namun juga nasional dan internasional. Buktinya, banyak santri yang belajar di Ponpes Langitan itu berasal dari Malaysia.

Tidak heran pula, karangan bunga belasungkawa yang dikirim ke kompleks Ponpes Langitan kemarin cukup banyak. Di antaranya, karangan bunga dari Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono, Ketua Mahkamah Agung RI, Mahfud MD, Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie, Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf dan ratusan karangan bunga lainnya dari tokoh dan instansi.

Kiai Faqih meninggalkan sepuluh putra dan putri. Yaitu, Ubaidillah, Muhammad, Mujib, Mujab, Abdullah Habib, Abdurrohman, Agus Maksum, Hanifah, Salamah, dan Amirah. Anak-anaknya itu kini tinggal di dalam kompleks Ponpes Langitan yang ada di sisi barat dan timur jalur Pantura di Desa Widang, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban.(azh)
()
Berita Terkini
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
38 menit yang lalu
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Pacar Ditahan di Sel Khusus
1 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca Jakarta...
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu 24 Juni 2026: Berawan Sejak Pagi, Berpotensi Hujan Ringan Sore Hari
1 jam yang lalu
Di Diskusi Partai Perindo,...
Di Diskusi Partai Perindo, JJ Rizal Minta Gubernur Jakarta Belajar dari Soekarno
4 jam yang lalu
Polisi Tangkap Taufik...
Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penganiaya Pacar di Bandung lewat Transaksi Belanja
4 jam yang lalu
DPW Partai Perindo DKI...
DPW Partai Perindo DKI Launching Warkop Aspirasa, Gelar Diskusi Refleksi 499 Tahun Jakarta
4 jam yang lalu
Infografis
Inilah 7 Sosok Potensial...
Inilah 7 Sosok Potensial Calon Menteri Keuangan Kabinet Prabowo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved