Dialog guru honorer-Istana dilanjutkan sore ini

Selasa, 21 Februari 2012 - 14:56 WIB
Dialog guru honorer-Istana...
Dialog guru honorer-Istana dilanjutkan sore ini
A A A
Sindonews.com - Dialog yang dibangun antara perwakilan guru honorer yang melakukan aksi di depan Istana Negara kemarin, dengan pihak pemerintah tidak menemui titik temu. Namun, dialog ini akan kembali dilanjutkan sore nanti.

"Kami telah menerima perwakilan dari mereka. Koordinator para guru honorer yang berdemo di depan Istana Negara telah bertemu dan kami telah mendengarkan apa yang menjadi aspirasi mereka," ujar Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha di Istana Negara, Jakarta, Selasa (21/2/2012).

Dari pihak pemerintah, pertemuan diwakili oleh Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Azwar Abu Bakar, didampingi Sekretaris Kabinet Dipo Alam.

Sore nanti pertemuan akan kembali digelar di kantor Menteri PAN dan Reformasi Birokrasi pada pukul 16.00 WIB. Pertemuan tersebut akan melibatkan juga Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Pertemuan nanti sore, sambung Julian, akan menindaklanjuti langkah-langkah teknis yang akan diambil untuk mengatasi permasalahan tersebut.

"Hari ini untuk tindak lanjut verifikasi langkah-langkah hal teknis yang memang menjadi domain dari Kementerian PAN dan Reformasi Birokrasi," tuturnya.

Julian enggan mengatakan Pemerintah lamban dalam menangani persoalan guru honorer. Sebetulnya, lanjut Julian, selama ini telah ada pembahasan di Kementerian PAN dan RB dan Kemendikbud terkait guru honorer.

"Kalau disebut lambat, kami kira memang itu ada proses tindak lanjut dari yang dikenal dengan kategori satu dan kategori dua mungkin membutuhkan waktu untuk validitas yang menjadi keharusan di sana," papar Julian.

Julian berharap pertemuan nanti sore akan mencapai titik kesepahaman antar kedua belah pihak. "Mudah-mudahan akan mencapai kesepahaman. Sesungguhnya sudah tercapai kesepahaman, bagaimana nanti persinya Kementriam PAN yang akan menjelaskan," tutupnya.

Kemarin, sekitar 1.000 guru honorer yang berasal dari seluruh Indonesia mendatangi Istana Negara untuk menunut agar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) segera menandatangani rancangan peraturan pemerintah tentang pengangkatan tenaga pengajar honorer menjadi pegawai negeri sipil (PNS).

"Kami meminta agar PP yang mengangkat guru honorer tersebut segera ditandatangani oleh Presiden," ujar Sekretaris Jenderal Pengurus Besar PGRI, Sahiri Hermawan, Jakarta, kemarin.
()
Berita Terkini
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
49 menit yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
1 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
1 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
1 jam yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
2 jam yang lalu
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
2 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved