Keluarga: Bohong John Kei melawan!

Minggu, 19 Februari 2012 - 12:41 WIB
Keluarga: Bohong John...
Keluarga: Bohong John Kei melawan!
A A A
Sindoinews.com - Kepolisian Polda Metro Jaya menangkap tokoh pemuda wilayah Indonesia bagian timur John Kei di Hotel C'One, Pulomas, Jakarta Timur, Jumat 17 Februari 2012 malam. Dalam penangkapan, terjadi penembakan oleh anggota Polda Metro. Namun langkah yang diambil polisi dianggap keluarga John Kei tidak sesuai aturan.

Adik kandung John Kei, Tifo Refra, mengatakan penangkapan tersebut tidak manusiawi karena kakaknya tidak melakukan perlawanan. "Penembakan tidak sesuai aturan, tidak memiliki aturan dan pertimbangan," ujarnya di Rumah Sakit Soekamto Jakarta Timur, Minggu (18/2/2012).

Menurutnya, saat penangkapan John Kei tidak mempersenjatai diri dan terbukti tidak ditemukan senjata. "Ketika kejadian kan Bang John tidak membawa senjata. Lalu saat penembakan juga tidak ada tembakan peringatan dari petugas yang nembak," ucapnya.

Dia menjelaskan, saat penyergapan John Kei ditembak dengan senjata laras panjang dengan jarak yang cukup dekat. Pernyataan polisi untuk menyiasati kakaknya agar tidak kabur itu, kata Tifo, adalah bohong.

"Bagaimana mau kabur, orang kamar itu sempit dan pintu didobrak. Mau kabur kemana?" tanya Tifo

Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto mengatakan tindakan itu sudah sesuai prosedur kepolisian. "Penembakan sesuai aturan, soal menyayangkan oleh pengacara itu hak mereka. Pada intinya kita juga memiliki aturan dan pertimbangan," ujarnya di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (19/2/2012).

Dia menambahkan, saat penangkapan John Kei sempat mengelak atau melakukan perlawanan untuk melarikan diri. Namun petugas mengambil tindakan tegas dengan melepaskan tembakan ke arah kaki kanan bagian betis dan saat ini dia menjalani tahanan rawat di RS Polri, Kramat Jati.

"Dia hanya melawan dan tidak ditemukan oleh petugas senjata api maupun senjata tajam," imbuhnya.

Penangkapan tersebut terkait adanya laporan polisi tanggal 27 Januari 2012 terkait kasus pembunuhan bos PT Sanex Steel Tan Hari Tantono alias Ayung di kamar 2701 Hotel Swiss Bell, Sawah Besar. (wbs)
()
Berita Terkini
Kakanwil Imigrasi Bali...
Kakanwil Imigrasi Bali Felucia Sengky Ratna Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan
9 menit yang lalu
Serahkan Jenazah Pilot...
Serahkan Jenazah Pilot PT AMA, Pangkogabwilhan III Kutuk Keras Penembakan Pelayan Kemanusiaan
14 menit yang lalu
Penelitian Unair: Galon...
Penelitian Unair: Galon Polikarbonat Tak Terkait Gangguan Hormon hingga Kanker
1 jam yang lalu
Pramono Minta Penambahan...
Pramono Minta Penambahan 1.000 Siswa Sekolah Rakyat untuk Anak Broken Home hingga Pengamen
1 jam yang lalu
Berbagi Kebahagiaan,...
Berbagi Kebahagiaan, Komunitas Pajero One Santuni Puluhan Anak Yatim
2 jam yang lalu
Dinilai Tak Sesuai Budaya...
Dinilai Tak Sesuai Budaya Sunda, MUI Sesalkan Lagu 'Lalaki Langit' karya Bupati Purwakarta
2 jam yang lalu
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved