DPRD Sulbar anggap eksekutif inkonsisten dalam anggaran

Kamis, 16 Februari 2012 - 15:16 WIB
DPRD Sulbar anggap eksekutif...
DPRD Sulbar anggap eksekutif inkonsisten dalam anggaran
A A A
Sindonews.com - Komisi IV DPRD Mamuju sangat kecewa dengan kinerja Dinas Sosial (Dinsos) dan Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Sulbar.

Kedua institusi ini dinilai tidak konsisten terhadap anggaran yang sudah disepakati saat pembahasan APBD 2012. Hal ini terungkap dalam rapat terbatas dengan kedua instansi itu, Biro Keuangan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulbar, Kamis (16/2/2012).

Anggota Komisi IV DPRD Sulbar Rayu menegaskan, perubahan anggaran apapun mestinya melalui pembahasan di dewan. Paling tidak, ada pembicaraan mengenai pengurangan atau penambahan jumlah anggaran. Sebab, dana yang tertuang dalam APBD itu hakekatnya milik rakyat yang finalisasi pembahasannya berada di lembaga DPRD.

"Saat pembahasan APBD 2012 di akhir tahun 2011 lalu, anggaran untuk Dinsos Sulbar sebesar Rp13 miliar lebih. Kami sepakat untuk tidak mengganggu sedikit pun anggaran itu. Hingga pembahasan terakhir dan sebelum finalisasi anggaran itu tidak berubah. Namun setelah kembali dari Jakarta, justru menyusut hingga sebesar Rp7 miliar lebih atau mendekati angka Rp8 miliar. Ini persoalan. Dikemanakan itu anggaran yang Rp5 miliar? Kalau ada perubaan, mestinya kami diajak bicara," papar Rayu usai rapat.

Selain Dinsos, Komisi IV juga menemukan kejanggalan pada Diknas. Masalah ini berulang selama tiga tahun terakhir. Diungkapkan Rayu, dua tahun terakhir Diknas tidak konsisten dengan 20 persen anggaran pendidikannya. Kondisi itu dapat dimaklumi mengingat kondisi keuangan Sulbar ketika itu yang memang belum mampu.

Namun kendalanya, kata Rayu, adalah ketika Kepala Diknas Sulbar Jamil Barambangi berjanji akan menetapkan anggaran pendidikan sebesar 10 persen. Pada kenyataannya, hanya 3,5 persen saja.

"Sekarang, Diknas hanya memasukkan anggaran fisik sebesar 12 persen. Padahal kesepakatannya adalah 40 persen fisik dan 60 persen non fisik dari anggaran Diknas Sulbar sebesar Rp34 miliar lebih. Anggaran untuk pembangunan fisik hanya empat miliar. Hampir menyentuh angka itu. Kami sudah saving atau rasionalisasi anggaran sebesar Rp3,5 miliar untuk dibawa ke fisik, ternyata tidak dilakukan juga. Malah semua ke nonfisik," urai legislator dapil Kabupaten Mamuju Utara (Matra) ini.

Yang lebih mengecewakan lagi, tandas Rayu, tidak ada satu pun anggaran fisik untuk Matra dalam Rincian Kegiatan Anggaran (RKA). Padahal Matra juga masuk wilayah Sulbar. Diungkapkan, alasan Jamil Barambangi adalah Kepala Diknas Matra kurang koordinasi.

"Jangan karena alasan itu sehingga dihancurkan pendidikan di sana. Ini tidak benar. Sekarang anggarannya sudah ada, tapi nanti akan saya lihat. Karena seperti pengalaman sebelumnya, RKA itu selalu berubah-ubah. Kami sudah berjanji pada masyarakat. Seperti saving anggaran sebesar Rp3,5 miliar yang untuk fisik itu. Agar ada kegiatan fisik di lima kabupaten. Jangan ada asumsi bahwa kami akan mengambil keuntungan dari sana. Karena ini program benar-benar aspirasi masyarakat. Ironinya kegiatan fisik itu hanya 12 persen," tandas Rayu kesal.

Pertemuan selanjutnya akan digelar pada Senin (20/2/2012). Dewan akan melihat perkembangan, terutama kejelasan dari Dinsos Sulbar yang tiba-tiba anggarannya menyusut.

Sayangnya hingga berita ini disusun, Kadis Diknas Jamil Barambangi dan Kadinsos Sulbar Jamila Haruna belum berhasil dikonfirmasi. Menurut informasi, kedua pejabat tersebut sedang bertugas di luar kota.
()
Berita Terkini
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
51 menit yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
1 jam yang lalu
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
2 jam yang lalu
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
10 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
10 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
10 jam yang lalu
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved