Gerinda gerah calon perseorangan DKI Jakarta

Jum'at, 10 Februari 2012 - 20:10 WIB
Gerinda gerah calon...
Gerinda gerah calon perseorangan DKI Jakarta
A A A
Sindonews.com - Majunya calon perseorangan dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Gubernur DKI Jakarta membuat gerah partai politik. Di antara yang gerah dan curiga dengan calon perseorangan itu adalah Partai Gerinda.

Ketua DPD Partai Gerindra DKI Taufik mengatakan, calon independen atau perseorangan harus selalu diawasi. "Kita juga harus aktif ngawasin. Bener enggak itu Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang mereka kumpulin," ujarnya saat diskusi publik di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Jumat (10/2/2012).

Lebih jauh, Taufik mengaku Gerinda akan mengerahkan kadernya untuk membantu Panwaslu dalam mengawasi jalannya pendaftaran calon jalur perseorangan. Dia beralasan, upaya pengawasan itu dilakukan karena minimnya jumlah personel Panwaslu.

"Jumlah personel Panwaslu kan terbatas, makanya saya siap mengerahkan kader Gerindra untuk membantu mengawasi. Kan banyak yang harus diserahkan. 4.000-an lebih KTP itu bener enggak," terang penuh keraguan.

Diberitakan sebelumnya, Faisal Basri menyatakan diri maju dalam bursa Pilgub DKI lewat jalur perseorangan. Namun upaya Faisal maju rupanya akan menemui kendala, baik persoalan teknis seperti peraturan yang ditetapkan maupun pihak luar yang berasal dari partai politik.

Tanda-tanda penjegalan terhadap calon perseorangan itu dilihat dari Juknis No.6/kpts/KPU-Prov-0W0/2011 Jakarta yang mengatur tata cara pendaftaran pasangan calon perseorangan atau independen.

Pada bagian VIII No.5 poin D, dalam poin D disebutkan, nama dan tanda tangan pendukung dan berisi lampiran identitas kependudukan yang masa berlakunya sudah berakhir sebelum batas akhir penyerahan daftar dukungan, dinilai hanya untuk menjegal calon perseorangan.

"Aturan tersebut, senyatanya mengundang potensi akan hilangnya hak politik warga untuk turut berpartisipasi dalam proses pencalonan. Termasuk proses pembuatan E-KTP yang di sebagian wilayah menghambat warga untuk memperbarui identitas kependudukannya," ungkapnya. (san)
()
Berita Terkini
Penampakan Taufik Hidayat...
Penampakan Taufik Hidayat Jelang Rekonstruksi Kasus Penyekapan dan Penganiayaan YTR di Bandung
36 menit yang lalu
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan Sadis Taufik Hidayat di Polda Jabar Digelar Tertutup
37 menit yang lalu
Pekebun Sawit di Bengkulu...
Pekebun Sawit di Bengkulu Selatan Dilatih Budidaya dan Pemetaan Modern
1 jam yang lalu
Suasana Jelang Sidang...
Suasana Jelang Sidang Perdana Dokter Tifa, TNI-Polri dan Rantis Brimob Bersiaga di PN Jaktim
2 jam yang lalu
Polda Metro Jaya: Korban...
Polda Metro Jaya: Korban Penipuan Hanania Travel Capai 1.430 Orang
11 jam yang lalu
PN Jaktim Tutup Area...
PN Jaktim Tutup Area Parkir Jelang Sidang Perdana Dokter Tifa Besok
11 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Menggelar Car Free Day di Rasuna Said
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved