Kawasan Pasar Baru terbakar, enam orang luka

Selasa, 07 Februari 2012 - 18:22 WIB
Kawasan Pasar Baru terbakar,...
Kawasan Pasar Baru terbakar, enam orang luka
A A A
Sindonews.com - Kobaran api yang membakar pemukiman padat kawasan Pasar Baru, Sawah Besar, tepatnya di Jalan Lautze, Jakarta Pusat, sejak pukul 15.00 WIB, akhirnya berhasil dipadamkan.

Sekira 34 mobil pemadam kebakaran Pemprov DKI Jakarta dikerahkan berhasil menundukan si jago merah itu pukul 17.00 WIB. Sayang, seratusan rumah penduduk hangus tak tersisa. Belum bisa diprediksi berapa kerugian akibat kejadian itu. Namun enam orang dikabarkan mengalamai luka bakar dan gores saat berusaha menyelamatkan barang-barang berharga miliknya.

Saat ini para korban itu sudah dilarikan ke rumah sakit terdekat, satu di antarnya dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat, karena luka parah.

Petugas kebakaran masih terlihat di lokasi, mereka tampak masih menyemprotkan api untuk memadamkan sisa-sisa kebakaran. Mereka sempat mengaku kesulitan saat hendak menyemprotkan air, karena tidak ada akses jalan masuk ke pemukiman padat penduduk itu. Kesulitan lain minimnya air.

Petugas sempat bingung karena hidran umum yang disediakan untuk kebakaran, ternyata sudah tidak ada airnya. Selama ini, air itu digunakan untuk mencuci dan aktivitas penduduk setempat. "Ternyata hidrannya sudah tak berfungsi, warga sering memakaii untuk mencuci," tutur salah seorang petugas Pemadam Kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran Provinsi DKI Jakarta, Selasa (7/2/2012).

Untuk mengantisipasi hal-hal tak diinginkan, empat gardu listrik, dua berada di Gunung Sahari dan dua lagi di Menteng juga dipadamkan. "Kami mematikan gardu, ini untuk mengurangi rasio bencana lebih besar," timpal petugas PLN Gunung Sahari Robby NR yang juga berada di lokasi.

Sementara itu, menurut salah seorang warga, api berasal dari salah satu rumah di RW 7. Rumah tersebut milik Dewi. Saat kejadian Dewi juga berada di rumah sedang memasak.

Api tiba-tiba muncul dari atap rumah Dewi. Dugaan kuat api itu akibat arus pendek listrik. Dewi sempat meminta tolong. Warga bahu membahu berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Namun karena bangunan rata-rata semi permanen terbuat dari bahan mudah terbakar dan mepet-mepet, api pun cepat merembet dan kobarannya semakin besar.

Warga yang menjadi korban kebakaran hanya bisa pasrah melihat rumahnya yang menyisakan kepulan asap hitam. Di antara mereka juga ada yang pingsan, saking sedih melihat rumah mereka tak bersisa lagi.

"Sekira 100-san rumah terbakar di satu RW 7 ini. Kami sedih sekali, tidak tahu harus berbuat apa lagi," tutur Hanafi salah seorang korban. (lin)
()
Berita Terkini
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
18 menit yang lalu
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
34 menit yang lalu
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
1 jam yang lalu
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
1 jam yang lalu
Tiket Kereta Liburan...
Tiket Kereta Liburan Sekolah Diskon 30%, Pemesanan Mulai 6 Juni
1 jam yang lalu
Mimika Darurat Narkoba,...
Mimika Darurat Narkoba, Rampeani Rachman Minta Bandar Diburu hingga ke Akar
2 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved