14 Camat bakal dapat mobil dinas baru

Selasa, 07 Februari 2012 - 08:47 WIB
14 Camat bakal dapat...
14 Camat bakal dapat mobil dinas baru
A A A
Sindonews.com – Seolah tidak mau kalah dengan DPRD,Pemerintah Kabupaten Bandung juga melakukan pengadaan mobil dinas (mobdin) pada tahun ini.

Total mobdin mencapai 17 unit dengan merek Toyota Rush. Sebanyak 14 unit untuk camat, dan tiga unit untuk tiga asisten daerah. Anggaran pengadaan itu Rp12,5 miliar.

“Jumlah anggaran pembelian mobil dinas untuk Pemkab Bandung sekitar Rp12,5 miliar,” ujar anggota Badan Anggaran DPRD Kabupaten Bandung Asep Syamsudin kepada SINDO,kemarin. Khusus untuk camat merupakan kelanjutan dari pengadaan mobdin camat tahun sebelumnya. “Camat itu ada 31 orang. Sebagian sudah dapat mobil dinas pada APBD sebelumnya. 14 camat belum, nah kami anggarkan pada APBD 2012. Jenis mobilnya bisa apa saja, yang jelas di bawah 1.500 cc,” tutur Asep.

Berdasarkan informasi yang dihimpun SINDO, rencananya mobdin itu Toyota Rush dengan harga sekitar Rp208 juta per unit. Mobil itu untuk menggantikan mobdin camat jenis Suzuki Jimny tahun 1990- an.

“Kami juga prihatin dengan kondisi mobil camat yang kerap mogok di jalan.Padahal, tugasnya berat. Dari 31 camat, tinggal 14 camat yang belum mendapatkan mobil baru,” ujar Asep. Kondisi serupa juga dialami para asisten Sekretariat Daerah Kabupaten Bandung. Selama ini mereka menggunakan mobdin bekas pejabat sebelumnya. Biaya untuk perawatan mobdin juga tidak sedikit.

“Bahkan masih ada asisten yang menggunakan mobil Isuzu Panther yang saat awal-awal mobil itu diproduksi. Ada juga asisten yang sekarang menggunakan mobil dinas bekas Sekretaris Daerah Abubakar dan Wakil Bupati Bandung Yadi Srimulyadi,” kata Kepala Bagian Umum Pemkab BandungTata Irawan.

Menurut Tata, pengadaan mobdin bagi Pemkab Bandung terakhir dilakukan pada APBD 2006. Saat itu disetujui untuk pengadaan mobdin 31 camat secara bertahap. Seperti diberitakan sebelumnya, DPRD Kabupaten Bandung menganggarkan dana Rp4,3 miliar untuk 21 mobdin.

Namun, Banggar menolak dikatakan sebagai pengadaan mobdin baru, melainkan sistem pinjam pakai. Kebijakan pengadaan mobdin itu diprotes Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bandung Tubagus Topan Lesmana. DPRD diminta untuk meningkatkan pelayanan publik ketimbang pengadaan mobdin. (wbs)
()
Berita Terkini
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
54 menit yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
2 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
2 jam yang lalu
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
3 jam yang lalu
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
11 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
11 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved