DPR duga illegal logging di Riau dibekingi Malaysia

Senin, 06 Februari 2012 - 18:38 WIB
DPR duga illegal logging...
DPR duga illegal logging di Riau dibekingi Malaysia
A A A
Sindonews.com - Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Firman Subagyo menduga pembalakan liar (illegal logging) di Kabupaten Meranti, Riau yang marak saat ini dibekingi cukong dari Malaysia. Indikasi itu kuat karena saat ini ekspor kayu Malaysia lebih besar dari Indonesia.

"Padahal Malaysia tidak mempunyai hutan. Itukan aneh. Kita duga kayu dari Meranti Riau itulah yang dijarah oleh Malaysia," katanya saat menggelar pertemuan dengan Pemerintah Propinsi Riau di Pekanbaru, Senin (6/2/2012).

Hal itu juga diperkuat dengan hasil investigasi Komisi IV di Pulau Padang, Meranti. Dimana banyak ditemukan aktivitas perambahan di sana. Di sana-sini banyak ditemukan tempat penggergajian kayu hutan (sawmill).

"Kita lihat dari udara, hutan di sana (Meranti-red) banyak yang gundul," imbuhnya lagi.

Karena penyelundupan kayu ke Malaysia dari perairan Riau sangat mudah, hanya melewati Selat Malaka. Untuk itu dia meminta, aparat terkait melakukan pemberantasan illegal logging dengan serius. (san)
()
Berita Terkini
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
14 menit yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
36 menit yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
1 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
2 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
2 jam yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
3 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved