Kejari usut dugaan korupsi PDAM Kerawang

Senin, 30 Januari 2012 - 08:29 WIB
Kejari usut dugaan korupsi...
Kejari usut dugaan korupsi PDAM Kerawang
A A A
Sindonews.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang siap menyidik dugaan kasus korupsi pada PDAM Tirta Arum, pascatemuan Inspektorat Kabupaten Karawang.

Dalam pemeriksaan khusus ditemukan adanya pemakaian uang perusahaan yang masuk ke rekening pribadi direksi PDAM Tirta Arum sekitar Rp1,2 miliar. Dugaan korupsi tersebut dilakukan setelah sejumlah organiasi di Karawang, seperti Madani Institute, Jaringan Masyarakat Peduli hukum (JMPH), Karawang Taruna Kabupaten Karawang, dan KNPI Kabupaten Karawang, meminta Kejari menindaklanjuti di jalur hukum agar kasusnya menjadi terbuka dan teruji secara hukum.

Direktur Madani Institute Asep Irawan Syafe’i mengatakan, pihaknya akan mengawal proses penyidikan kasus korupsi tersebut. Saat ini penanganannya dilakukan Seksi Intelejen Kejaksaan Negeri Karawang. Masalah dugaan korupsi juga menjadi ujian pertama bagi Imran Yusuf yang baru menjabat sebagai Kepala Seksi Intelejen Kejaksaan Negeri Karawang dalam menangani kasus korupsi di Karawang.

"Kawan LSM tidak hanya sebatas melaporkan saja, tapi akan tetap mengawal proses hukum yang saat ini baru dimulai," kata Asep.

Pihaknya memiliki bukti rekap sumber uang yang digunakan dalam menutupi temuan inspektorat yang diambil dari pos anggaran lainnya. Bahkan ada beberapa item tunggakan, seperti tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), tunggakan Jamsostek serta biaya pembayaran dan pembelian barang dan jasa PDAM.

"Diduga uang yang digunakan untuk menutupi temuan Inspektorat berasal dari pos anggaran lainnya. Dalam hal ini ada upaya gali lobang tutup lobang karena sebetulnya dari kas perusahaan tersebut, semua tunggakan sudah terbayar," terangnya.
Kepala Seksi Intelejen Kejaksaan Negeri Karawang Imran Yusuf mengatakan, pihaknya mengakui sudah menerima laporan dari unsur LSM terkait dugaan korupsi di PDAM Karawang secara global.

Dalam laporan tersebut diungkapkan adanya pengeluaran dari kas perusahaan yang tanpa disertai bukti-bukti yang sesuai peruntukannya. Menurut Imran, pihak Intel akan melakukan penyelidikan dengan melakukan pemanggilan saksi-saksi, di antaranya Kabag Keuangan, Kasubag Cash, dan Kepala Bagian Pembukaan PDAM Tirta Arum untuk dimintai keterangannya seputar pengeluaran keuangan perusahaan.

"Dalam proses lidik kami akan mengolah data-data awal, baik hasil temuan inspektorat maupupun dokumen tambahan dari pihak lainnya dan tentunya kami akan serius dalam menangani kasus (dugaan korupsi) ini dan berkoordinasi dengan seksi Pidsus," tegas Imran. (san)
()
Berita Terkini
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
1 jam yang lalu
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
1 jam yang lalu
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
1 jam yang lalu
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
1 jam yang lalu
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
2 jam yang lalu
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
2 jam yang lalu
Infografis
8 Menteri Era Jokowi...
8 Menteri Era Jokowi yang Terjerat Kasus Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved