Bandara ditutup, penumpang Pelabuhan Ahmad Yani melonjak
Kamis, 08 Desember 2011 - 11:56 WIB
Bandara ditutup, penumpang Pelabuhan Ahmad Yani melonjak
A
A
A
Sindonews.com - Pelabuhan Ahmad Yani, Ternate, Maluku Utara dipenuhi penumpang. Penumpang ke luar Maluku Utara memilih transportasi kapal laut setelah Bandara Babullah ditutup akibat letusan Gunung Gamalama.
Dari informasi yang diperoleh, Bandara Babullah ditutup hingga batas waktu yang belum ditentukan. Hal ini membuat lalu lintas transportasi ke luar Maluku Utara beralih ke kapal laut. Kepala Cabang Pelni Ternate, Presda S mengatakan, dari data Rabu (7/12/2011), penumpang di Pelabuhan Ahmad Yani meningkat menjadi 700 orang. Padahal, pada hari biasanya, jumlah penumpang rata-rata hanya 150 orang.
Lonjakan penumpang bukan hanya terjadi pada keberangkatan penumpang. Namun, juga pada kedatangan di Ternate. ”Jika semburan debu vulkanik Gunung Gamalama terus terjadi maka bisa dipastikan lonjakan penumpang kapal laut akan makin membesar menjelang liburan Natal dan Tahun Baru nanti,” ungkap Presda, Kamis (8/12/2011).
Yudi Ibrahim, salah seorang penumpang tujuan Manado, mengatakan penumpang sudah menumpuk sejak Rabu kemarin. Yudi mengaku biasa menggunakan pesawat, namun sejak Bandara Babullah ditutup karena abu vulkanik erupsi Gunung Gamalama, dia beralih menggunakan kapal laut.
Calon penumpang yang tidak mendapatkan tiket, memilih bertahan di ruangan tunggu, menanti kapal berikutnya. Umumnya, para calon penumpang akan menuju Manado, Sulawesi Utara.
Kepala bagian Tata Usaha Bandara Babullah Ternate, Suprakti Kasno, mengatakan pembukaan bandara akan dilakukan setelah mendapat kepastian dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) atas kondisi Gunung Gamalama dalam kondisi aman.
Penutupan bandara dilakukan karena hujan abu masih terjadi di lingkungan bandara dan dikhawatirkan mengganggu penerbangan pesawat. Meski aktivitas gunung berap ini sudah menurun, namun hujan abu masih terus terjadi dan membuat jarak pandang pilot terbatas.
Sementara itu, data dari pos pemantau BMKG tercatat Gunung Gamalama masih terjadi letusan dan gempa tremor.Kepala pos pemantau Gunung Gamalama, Darno, mengaku sampai saat ini belum bisa memprediksi kapan terjadinya letusan susulan.
Dari informasi yang diperoleh, Bandara Babullah ditutup hingga batas waktu yang belum ditentukan. Hal ini membuat lalu lintas transportasi ke luar Maluku Utara beralih ke kapal laut. Kepala Cabang Pelni Ternate, Presda S mengatakan, dari data Rabu (7/12/2011), penumpang di Pelabuhan Ahmad Yani meningkat menjadi 700 orang. Padahal, pada hari biasanya, jumlah penumpang rata-rata hanya 150 orang.
Lonjakan penumpang bukan hanya terjadi pada keberangkatan penumpang. Namun, juga pada kedatangan di Ternate. ”Jika semburan debu vulkanik Gunung Gamalama terus terjadi maka bisa dipastikan lonjakan penumpang kapal laut akan makin membesar menjelang liburan Natal dan Tahun Baru nanti,” ungkap Presda, Kamis (8/12/2011).
Yudi Ibrahim, salah seorang penumpang tujuan Manado, mengatakan penumpang sudah menumpuk sejak Rabu kemarin. Yudi mengaku biasa menggunakan pesawat, namun sejak Bandara Babullah ditutup karena abu vulkanik erupsi Gunung Gamalama, dia beralih menggunakan kapal laut.
Calon penumpang yang tidak mendapatkan tiket, memilih bertahan di ruangan tunggu, menanti kapal berikutnya. Umumnya, para calon penumpang akan menuju Manado, Sulawesi Utara.
Kepala bagian Tata Usaha Bandara Babullah Ternate, Suprakti Kasno, mengatakan pembukaan bandara akan dilakukan setelah mendapat kepastian dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) atas kondisi Gunung Gamalama dalam kondisi aman.
Penutupan bandara dilakukan karena hujan abu masih terjadi di lingkungan bandara dan dikhawatirkan mengganggu penerbangan pesawat. Meski aktivitas gunung berap ini sudah menurun, namun hujan abu masih terus terjadi dan membuat jarak pandang pilot terbatas.
Sementara itu, data dari pos pemantau BMKG tercatat Gunung Gamalama masih terjadi letusan dan gempa tremor.Kepala pos pemantau Gunung Gamalama, Darno, mengaku sampai saat ini belum bisa memprediksi kapan terjadinya letusan susulan.
()