Kasus Covid-19 Meningkat, Bupati Bogor Ingin Segera Ajukan PSBB

Rabu, 08 April 2020 - 10:53 WIB
Kasus Covid-19 Meningkat,...
Kasus Covid-19 Meningkat, Bupati Bogor Ingin Segera Ajukan PSBB
A A A
BOGOR - Meningkatnya kasus Corona Virus Disease (Covid-19) di Kabupaten Bogor, membuat Bupati Bogor Ade Yasin berubah pikiran untuk menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dengan mengusulkan ke Kementerian Kesehatan . Sebelumnya, Ade ogah menerapkan PSBB lantaran wilayahnya memiliki banyak pintu masuk sehingga membutuhkan biaya besar.

Sikap tersebut disampaikan setelah pihaknya mencermati lonjakan jumlah kasus Covid-19 setiap harinya hingga Selasa 7 April 2020 kasus positif di Kabupaten Bogor mencapai 23 orang. Tak hanya itu, berubahnya pendirian Ade juga setelah pihaknya mengikuti video confrence dengan Gubernur Jawa Barat dan empat kepala daerah lainnya di wilayah Bogor, Depok dan Bekasi, semalam.

"Karena Pemprov Jabar mengusulkan. Kabupaten Bogor pun siap ajukan PSBB dalam waktu dekat ini," ujarnya di Bogor, Rabu (8/4/2020). (Baca juga: Terapkan PSBB, Jakarta Harus Matangkan Data Masyarakat Berpenghasilan Rendah )

Menurutnya, sesuai ketentuan dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 9 Tahun 2020 tentang Pedoman PSBB Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019, daerah yang ajukan PSBB harus menerima persetujuan pelaksanaan oleh Menkes.

"Saya bersama gugus tugas Covid-19 Kabupaten Bogor akan mengkaji syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk menerapkan PSBB, termasuk kesiapan daerah dalam aspek ketersediaan kebutuhan dasar rakyat, sarana prasarana kesehatan, anggaran operasional, serta aspek jaring keamanan," katanya.

Ade mengatakan, keputusannya mengajukan PSBB ini berdasarkan data yang diperoleh, sebagaimana jumlah ODP (Orang Dalam Pemantauan), PDP (Pasien Dalam Pengawasan serta Pasien Positif di Kabupaten Bogor yang angkanya terus bertambah.

"Kami juga akan segera melaporkan data berdasarkan hasil tes masif di Kabupaten Bogor beserta peta persebaran Covid-19 kepada Pemprov Jawa Barat," katanya. (Baca juga: Camat Sudah Ingatkan Toko Emas yang Dirampok agar Tak Buka Selama Pandemi Corona )

Ketua DPW PPP Jawa Barat ini juga menegaskan, Kabupaten Bogor merupakan daerah yang berbatasan langsung dengan DKI Jakarta, jadi memang sudah seharusnya agar langkah yang diambil satu frekuensi dengan Pemda DKI Jakarta, yang mana telah mengajukan PSBB.

"Pengajuan PSBB ini tujuannya untuk mencegah berkumpulnya orang banyak dalam satu tempat, termasuk alasan budaya atau alasan apapun. Semua ini intinya untuk melindungi seluruh masyarakat Kabupaten Bogor," katanya.

Sementara itu, berdasarkan data hasil monitoring harian kewaspadaan infeksi Covid-19 Kabupaten Bogor hingga pukul 19.00 WIB, Selasa (07/04) ada dua kasus baru pasien yang Terkonfirmasi Positif.

"Bertambah 2 kasus baru positif Covid-19, satu dari dua pasien itu adalah seorang bayi laki-laki berusia 3 bulan asal Kecamatan Cibinong, satu lagi laki-laki juga berusia 55 tahun asal Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor," ungkapnya.

Menurut, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor Syarifah Soffiah menjelaskan bayi berusia 3 bulan yang Terkonfirmasi Positif itu sejak awal berobat ke RS sudah dalam keadaan demam.

"Kemudian di RS dilakukan tes swab untuk menentukan Covid-19 atau tidak. Sambil menunggu hasil swab dilakukan pengobatan selama masa inkubasi. Setelah masa inkubasi terlampaui, gejala klinis demam, batuk dan lain-lain sudah menunjukkan sembuh dan dibolehkan pulang," paparnya.

Syarifah menambahkan berdasarkan hasil tes swab beberapa hari kemudian keluar yang menyatakan hasilnya positif Covid-19.

"Sehingga secara prosedural bayi tersebut sudah dilakukan swab ulang beberapa kali dan hasilnya tetap positif. Langkah selanjutnya pihak orang tua bayi dan sekitarnya akan dilakukan tracking dan dilakukan rapid test untuk melihat kondisi lingkungan disekitar bayi tersebut," pungkasnya.
(mhd)
Berita Terkait
Zona Merah Corona Meluas,...
Zona Merah Corona Meluas, Bupati Bogor Kesulitan Deteksi OTG
51 Tenaga Kesehatan...
51 Tenaga Kesehatan RSUD Kota Bogor Positif Covid-19
Kasus Positif Covid-19...
Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Bogor Bertambah Jadi 99 Orang
Sehari 8 Pasien Dalam...
Sehari 8 Pasien Dalam Pengawasan Covid-19 di Kabupaten Bogor Meningggal Dunia
Pasien Positif Covid-19...
Pasien Positif Covid-19 Kabupaten Bogor Bertambah, Bayi 10 Bulan Terpapar Corona
Petugas Medis Diusir...
Petugas Medis Diusir di Pasar Cileungsi, Bupati: Kita Beri 2 Pilihan, Tes atau Tutup
Berita Terkini
Hardiyanto Kenneth PDIP...
Hardiyanto Kenneth PDIP Apresiasi Pemprov DKI Jakarta Luncurkan Mobil Klinik Hewan Keliling
2 jam yang lalu
Massa Antikorupsi Dukung...
Massa Antikorupsi Dukung Kortas Tipikor Polri dan KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi
4 jam yang lalu
Penampakan Emas Batangan...
Penampakan Emas Batangan hingga Uang Hasil Penggeledahan 13 Lokasi yang Ditampilkan di Polda Metro Jaya
5 jam yang lalu
Suasana Terkini Rumah...
Suasana Terkini Rumah Jampidsus di Kebayoran Baru: Sepi, Tidak Ada Penjagaan TNI
5 jam yang lalu
3 Pekerja Proyek Tewas...
3 Pekerja Proyek Tewas di Gorong-gorong, Pramono Ungkap 1 Korban Merupakan WNA
6 jam yang lalu
Pengamat: Blackout Sumatera...
Pengamat: Blackout Sumatera Belum Tentu Dipicu karena Pengadaan Batu Bara
6 jam yang lalu
Infografis
Covid-19 Varian EG.5...
Covid-19 Varian EG.5 di Singapura Sudah Menyebar ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved