Beredar Kabar Pasien Positif Corona Bertambah di Kobar Kalteng

loading...
Beredar Kabar Pasien Positif Corona Bertambah di Kobar Kalteng
Beredar Kabar Pasien Positif Corona Bertambah di Kobar Kalteng
KOTAWARINGIN BARAT - Kepanikan melanda wargaPangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng, pada Sabtu (4/4/2020). Kabar tentang bertambahnya jumlah pasien positif virus Corona, membuat warga cemas.

“Saya kasihan melihat warga, mereka mulai kesulitan mendapatkan beras. Berhubung saya punya stok, maka saya kasih warga disekitar rumah. Informasinya sudah ada 3 orang yang positif COVID-19,” ujar Rahmat warga Pangkalan Bun, Sabtu (4/4/2020).

Namun, informasih bahwa pasien positif Corona bertambah dibantah Direktur RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, dr Fachruddin. Menurut dia, hingga Sabtu (4/5/2020) warga Kobar yang positif COVID-19 masih satu orang, yakni SB.


“Hasil rapid test 59 orang rekan SB hasilnya dua positif, tapi belum bisa dikatakan positif. Tetap hasil laboratorium yang menyatakan positif. Kalau dikatakan terindikasi positif itu baru benar,” ujar Fachruddin, Sabtu (4/4/2020) melalui pesan WhatsApp (WA).



Sementara itu, Tim Gugus Tugas COVID-19 melaluiDinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) melakukan rapid tes terhadap sejumlah orang jamaah yang menghadiri Ijtijma Ulama se-Asean di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Ada sebanyak 59 jamaah asal Kobar yang akan dilakukan rapid tes sekaligus swab untuk diuji ke Laboratorium Litbangkes Surabaya.


“Total jamaah yang menuju Gowa Sulsel ada 60 orang. Satu orang sudah dinyatakan positif berisial SB, dari hasil laboratorium di Litbangkes di Surabaya sejakKamis (2/4/2020) malam,” ujar Bupati Kobar saat konferensi pers di kantor Bupati Kobar, Jumat (3/4/2020).



Sebelumnya, SB punya riwayat perjalanan bersama 59 jamaah Kobar lainnya, untuk mengikuti Ijtijma Ulama se-Asean di Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel) yang sejatinya akan digelar pada 19-23 Maret 2020.


Namun karena ada yang positif Corona saat itu, akhirnya Ijtijma Ulama se-Asean dibatalkan. Kemudian, 60 orang jamaah tersebut kembali ke Kobar dan tiba pada 22 Maret 2020.

(zil)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top