Keren! di Muna, Bahan Baku Miras Tradisional Disulap Jadi Hand Sanitizer

Kamis, 02 April 2020 - 09:28 WIB
Keren! di Muna, Bahan...
Keren! di Muna, Bahan Baku Miras Tradisional Disulap Jadi Hand Sanitizer
A A A
MUNA - Di tengah pandemi Covid -19, pemerintah daerah Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, membuat inovasi pembuatan cairan pencuci tangan hand sanitizer berbahan air kameko, bahan baku pembuatan minuman keras tradisional jenis arak.

Cairan ini di yakini ampuh membersihkan kuman, dimana kandungan alkohol pada arak mencapai 70 hingga 75 persen sesuai dengan standar yang di tetapkan WHO. Hasil produksi hand sanitizer ini nantinya akan di bagikan ke pada warga untuk pelindung diri dari kuman.

“Inilah proses pembuatan hand sanitizer berbahan air kameko, bahan baku pembuatan miras tradisional jenis arak yang dihasilkan dari pohon aren, yang pohonya banyak di dapati di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara,” kata salah satu warga pembuat miras tradisional, Hafid, Kamis (2/4/2020).

Menurut Hafid, saat ini warga yang berprofesi sebagai penghasil kameko, arak, di alih fungsikan untuk pembuatan hand sanitizer. Hal ini berdasarkan intruksi dari Bupati Muna Rusman Emba, yakni pengalihan minuman keras tradisional arak untuk di jadikan cairan pencuci tangan di tengah pandemi covid -19/

Hafid menjelaskan, sebelum diracik menjadi arak, terlebih dahulu air kameko di tadah menggunakn jerigen 5 liter yang dihasilkan dari pohon aren. Setelah disaring, air kameko kemudian di suling menjadi minuman keras tradisional jenis arak.

Air kameko dapat dihasilkan sebanyak 2 kali dalam sehari, yakni pagi dan sore dengan jumlah volume 10 liter. Jika sudah diramu menjadi arak, harga jualnya mencapai 75 ribu rupiah per botol dengan ukuran 1,5 liter.

“Cairan arak yang mengandung alkohol murni 70 hingga 75 persen ini di yakini dapat membasmi kuman yang melekat pada tubuh, sesuai dengan setandar WHO,” kata Bupati Muna Rusman Emba.

Saat ini, semua pengrajin miras tradisional jenis arak di Kabupaten Muna telah di instruksikan untuk menjual hasil racikan araknya kepada Pemda Muna untuk dijadikan bahan baku pembuatan hand sanitizer.

Produksi hand sanitizer ini nantinya akan dibagikan kepada seluruh warga di Kabupaten Muna sebagai pelindung dari kuman sehingga dapat terhindar dari penyebaran Covid –19.
(pur)
Berita Terkait
Wabah Virus Corona Munculkan...
Wabah Virus Corona Munculkan Solusi Virtual Exhibition
Waspada! Hampir 100...
Waspada! Hampir 100 Ribu Orang Terdeteksi Suspect Corona
Wabah Virus Corona di...
Wabah Virus Corona di Italia Terjadi Sejak Januari
Jumlah Orang Sembuh...
Jumlah Orang Sembuh dari Corona di Dunia Tembus 1 Juta Lebih
Penggunaan Masker Secara...
Penggunaan Masker Secara Luas Cegah Gelombang Kedua Covid-19
Pakar Peringatkan Potensi...
Pakar Peringatkan Potensi Gelombang Kerusakan Otak Terkait Covid-19
Berita Terkini
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
32 menit yang lalu
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
36 menit yang lalu
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
56 menit yang lalu
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
3 jam yang lalu
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
4 jam yang lalu
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, APVI Ajak Perkuat Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkotika
6 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved