Karantina Wilayah, 14 RW di Pondok Kelapa Batasi Akses Keluar Masuk

Selasa, 31 Maret 2020 - 08:14 WIB
Karantina Wilayah, 14...
Karantina Wilayah, 14 RW di Pondok Kelapa Batasi Akses Keluar Masuk
A A A
JAKARTA - Kelurahan Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur telah melakukan karantina wilayah mulai hari ini Selasa (31/3/2020). Langkah ini dilakukan atas inisiasi warga setempat untuk menghindari kasus positif Cironavirus Disease (Covid-19) di lingkungan sekitar.

Karantina wilayah tersebut diumumkan melalui spanduk dan informasi berupa imbauan yang dipasang disejumlah pintu masuk dengan ukuran 1x4 meter berisikan Instruksi Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 23 Tahun 2020 tentang Optimalisasi Antisipasi dan Pencegahan PenularanCoronavirus Disease(Covid-19) dengan Menjaga Jarak Aman Antar Warga Dalam Bermasyarakat (Social Distancing Measure) di Lingkungan Masyarakat.

Lurah Pondok Kelapa, Siska Leonita mengatakan, karantina wilayah ini diberlakukan sesuai atas kesepakatan warga dan seluruh RW di Kelurahan Pondok Kelapa. Karantina wilayah ini untuk membatasi akses keluar masuk bagi warga sekitar.

"Ini dilakukan mengikuti imbauan gubernur untuk mengurangi aktivitas di luar rumah. Jadj warga boleh keluar jika hanya ada keperluan mendesak saja," ujar Siska saat dikonfirmasi, Selasa (31/3/2029). (Baca juga: Cegah Corona, Anies Minta RT, RW dan PKK Data Warga Berisiko Tinggi )

Siska menjelaskan, pembatasan akses keluar dan masuk di lingkungan Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, akan terus berjalan hingga wabah Corona berkahir. Menurut RW 07, RW 010 dan RW 013 di lingkungan Kelurahan Pondok Kelepa Kecamatan Duren Sawit sudah melakukukan karantina wilayah sejak Senin 30 Maret 2020.

"Akses keluar masuk diberlakukan satu pintu, yaitu menggunakan jalan utama Kelapa Sawit Raya. Sedangkan, akses per wilayah dari ketiga RW itu dimasing-masing RT diberlakukan dengan waktu, dimulai dari pukul 07.00-10.00 WIB dan akan dibuka kembali mulai dari jam 17.00 WIB-20.00 WIB," kata Siska.

Lebih lanjut dia mengatakan, pembatasan akses masuk di lingkungan warga sebagai langkah preventif dan edukasi warga untuk tidak menyepelekan wabah Corona. (Baca juga: Besok Polisi Pastikan Tak Ada Penutupan Jalan ke Jakarta )

"Pemberlakuan itu juga bagian upaya pencegahan dan mengedukasi masyarakat dan tamu yang berkunjung harus benar benar steril. Tak hanya penerapan satu pintu akses jalan, juga disediakan tempat cuci tangan di pintu tersebut," pungkasnya.
(mhd)
Berita Terkait
Pemkot Jaktim Tunjuk...
Pemkot Jaktim Tunjuk SMKN 66 Jakarta sebagai Tempat Karantina Pasien Covid-19
Masyarakat Anggap Biasa...
Masyarakat Anggap Biasa Covid-19 , Wali Kota Jaktim: Kalau Kena Baru Anggap Luar Biasa
Sosialisasikan Protokol...
Sosialisasikan Protokol Kesehatan, Pemkot Jakut Gandeng Muslimat NU
2 Pedagang Positif Covid-19,...
2 Pedagang Positif Covid-19, Kantin Pemkot Jakbar Ditutup Sementara
Mutasi Baru Virus Corona
Mutasi Baru Virus Corona
Masyarakat Harus Jadi...
Masyarakat Harus Jadi Garda Terdepan Memutus Mata Rantai Covid-19
Berita Terkini
Aliansi Masyarakat Jakarta...
Aliansi Masyarakat Jakarta Timur Minta Program MBG Dilanjutkan
44 menit yang lalu
Polisi Persilakan Tiyo...
Polisi Persilakan Tiyo Ardianto Bikin Laporan Dugaan Temuan Alat Pelacak di Mobil
1 jam yang lalu
Kasus Andrie Yunus,...
Kasus Andrie Yunus, Koordinator Kontras Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya
1 jam yang lalu
Akses Jalan Medan Merdeka...
Akses Jalan Medan Merdeka Selatan ke Patung Kuda Ditutup Imbas Demo Serikat Pekerja
1 jam yang lalu
Galungan Jadi Momentum...
Galungan Jadi Momentum Jaga Budaya Bali, Partai Perindo Ajak Perkuat Persatuan
1 jam yang lalu
Gempa M 5,0 Guncang...
Gempa M 5,0 Guncang NTT, Tidak Berpotensi Tsunami
1 jam yang lalu
Infografis
10 Pasukan Khusus Terganas...
10 Pasukan Khusus Terganas di Dunia, Indonesia Masuk?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved