Pemkot Bogor Siapkan Dua Skenario Jika Lockdown Dilakukan

Senin, 30 Maret 2020 - 14:06 WIB
Pemkot Bogor Siapkan...
Pemkot Bogor Siapkan Dua Skenario Jika Lockdown Dilakukan
A A A
BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menyiapkan dua skenario lockdown atau karantina wilayah jika Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Jabodetabek melakukan lockdown. Kebijakan ini disiapkan guna mencegah meluasnya penyebaran coronavirus atau Covid-19 . Namun keputusan ini dilakukan jika sudah ada keputusan dari pemerintah pusat.

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menjelaskan, dua skenario lockdown yakni rencana A, lockdown di pusat kota yang akan menutup lima akses jalan utama di pusat kota. Sementara, rencana B, lockdown di seluruh kota dengan menutup sembilan akses jalan menuju ke Kota Bogor.

"Lockdown itu kewenangan Presiden, tetapi Kota Bogor mempersiapkan langkah-langkah apa saja apabila lockdown karena kita harus mengikuti. Tadi kita bahas teknis, persiapan dan skenarionya dan hari ini kami sudah melakukan rapat dengan Bupati Bogor," kata Dedie kepada wartawan Senin (30/3/2020).

Pada kesempatan itu dia menjelaskan, tidak ada sembako yang disebar ke warga. Namun saat ini sudah ada program kesejahteraan masyarakat melalui Program Keluarga Harapan (PKH) dengan jumlah penerima sebanyak 69.000 KK (Kepala Keluarga). (Baca: Bogor Siap Lakukan Lockdown, Jamin Pasokan Pangan Aman)

"Mungkin nanti tinggal nilainya dinaikkan, misalnya ada bantuan dari provinsi nanti dimasukkan," ujarnya.
Dedie melanjutkan, Bupati Bogor juga menyampaikan kendala karena Kabupaten Bogor luas sekali. Ada 40 kecamatan dan ada banyak jalan yang menghubungkan wilayah-wilayah kota lain, seperti Bekasi, Depok, DKI Jakarta, Lebak, Cianjur dan Kota Bogor.

"Kesepakatan saya dengan Bupati Bogor kami lebih mendorong lockdown dilakukan di DKI Jakarta terlebih dahulu, kalau Kota dan Kabupaten Bogor menilai lockdown itu penting. Tapi lockdown bukan haya keputusan lokal dan harus ada dasar hukum. Pada prinsipnya kita siap, kami yakin masyarakat mendukung, tapi sosialisasi harus dilakukan agar masyarakat tahu," tuturnya.

Rencananya, Senin (30/03/2020) ini, Gubernur Jawa Barat akan melakukan teleconference dengan beberapa kepala daerah dan juga berkonsultasi dengan pemerintah pusat mengenai rencana lockdown.
"Intinya jangan sampai salah, karena harus ada kesiapan baik itu aspek sosial, ekonomi, keamanan dan menjamin masyarakat agar bisa beraktivitas," ujar Dedie.

Jika lockdown diberlakukan, kata Dedie, tidak semua warga bisa melintas di jalan raya. Namun pengecualian bagi yang akan ke rumah sakit, tenaga medis, distribusi sembako, tetapi pada intinya tidak ada kepentingan lain selain urusan penyelamatan warga atau yang berhubungan Covid-19.

"Ini harus ada semacam penyaringan, enggak bisa seenaknya jalan-jalan bawa anak, semuanya harus terkontrol," jelasnya.

Sementara itu, saat disinggung kondisi tenaga medis di Kota Bogor, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat menyampaikan, sementara ini kondisi tenaga medis terbilang masih cukup. Pemkot Bogor rencananya akan memberikan insentif sebagai penghargaan (reward) bagi tenaga medis yang khusus menangani Covid-19.

"Kami sedang hitung dan revisi anggaran khusus untuk tenaga medis dari BTT (Biaya Tak Terduga). Termasuk juga untuk kebutuhan APD, membangun, merombak ruang isolasi di RSUD Kota Bogor," ujarnya.
(whb)
Berita Terkait
Antibodi Tinggi, Wali...
Antibodi Tinggi, Wali Kota Bogor Bima Arya Gagal Divaksin
Kasus Covid-19 Catat...
Kasus Covid-19 Catat Rekor Baru, Pemkot Bogor Perketat Masuk Balai Kota
Bima Arya: Sumber Penularan...
Bima Arya: Sumber Penularan Kasus Baru Positif Covid-19 di RS Rujukan
Bima Arya Pantau Penerapan...
Bima Arya Pantau Penerapan Protokol Kesehatan di Mal via CCTV
Kembali Beroperasi,...
Kembali Beroperasi, Begini Standar Protokol Kesehatan di Bogor Trande Mal
Selama Sepekan Kasus...
Selama Sepekan Kasus Positif Covid-19 di Kota Bogor Tak Ada Penambahan
Berita Terkini
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
22 menit yang lalu
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
1 jam yang lalu
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
1 jam yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
1 jam yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
2 jam yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
2 jam yang lalu
Infografis
Jika Diinvasi Barat,...
Jika Diinvasi Barat, Rusia Pastikan Gunakan Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved