alexametrics

Di Papua, Pasien Positif COVID-19 Bertambah 2 Orang dari Mimika

loading...
A+ A-
JAYAPURA - Jumlah pasien positif virus corona (COVID-19) di Provinsi Papua mengalami peningkatan. Tim Satgas COVID-19 Provinsi Papua menyatakan hingga Minggu (29/3) malam ada 2 pasien baru positif corona dari Kabupaten Mimika.

Juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Provinsi Papua, dr Silwanus Sumule mengatakan, penambahan tersebut diketahui setelah dilakukan pengecekan sampel di Labkesda Jayapura. "Dibandingkan data kemarin, ada tambahan dua kasus. Dari 7 pasien positif menjadi 9 pasien. Dua kasus baru tersebut ditemukan di Kabupaten Mimika," kata Sumule, Minggu malam. (Baca juga: Kabar Baik, 3 Pasien Positif Corona di Kota Malang Sembuh)

Dia menambahkan, semua pasien positif COVID-19, baik yang di Merauke, Jayapura maupun Mimika semua dalam keadaan baik. "Kami selalu berkoordinasi dengan dokter penanggungjawab, dan disampaikan semua dalam keadaan stabil. Sakit ringan hingga sedang," katanya.



Sumule menjelaskan, ada perubahan data pasien postif yang di Merauke. Awalnya berjumlah 3 orang pasien, namun setelah diklarifikasi ternyata pasien postif COVID-19 di Merauke berjumlah 2 orang. "Jadi yang kami sampaikan sebelumnya ada satu pasien positif meragukan, dalam posisi itu, tim dokter menganggap positif betul, selanjutnya tim melakukan koordinasi. Baik di Merauke dan Jayapura, dan ternyata pasien tersebut negatif. Dan yang positif di Jayapura 5 orang, di Merauke 2 orang serta 2 dari Mimika," jelasnya.

Sementara, untuk pasien berstatus pasien dalam pengawasan (PDP), Sumule mengungkap terdapat penambahan dan pengurangan pasien. "Untuk PDP sebanyak 43 orang, dari itu ada tambahan 3 orang, namun ada yang pulang 3 orang. Di RS Dian Harapan sebanyak 2 pasien, di RS Provita ada 1 orang. Dan pasien yang pulang ada di RS Bhayangkara 1 orang, RS Marten Indey 1 orang dan RSUD Abepura 3 orang pulang,"ungkapnya.

Sementara, untuk jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP), hasil tracking satgas terpadu jumlahnya mengalami penambahan, dari 2311 menjadi 5569 orang, bertambah 3258 orang. "Ada data penyumbang data baru, yakni dari KKK Jayapura Pura, sebanyak 4087 dan tim satgas Kabupaten/ Kota sebanyak 1482, termasuk dari tim survilance Provinsi Papua,"katanya.

Pihaknya berharap, dengan peningkatan jumlah ODP, masyarakat harus betul-betul paham akan keberadaan virus ini yang ada di sekitar kita. "Untuk menyelesaikan COVID-19 adalah ada ditengah tengah masyarakat sendiri. Petugas kesehatan hanya pertahanan terkahir. Penyakit ini memberikan gejala mulai dari ringan, sedang, hingga berat. Tetapi bagi orang tertentu yang mengalami gangguan kesehatan dan memiliki penyakit penyerta, maka imunnya akan turun, dan dia sangat rapuh, maka virus masuk dan dan kena COVID-19. Maka jika ada gejala harus segera melapor ke call center 1500 671, atau ke Puskesmas atau Rumah Sakit," pungkasnya.
(shf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top