Ribuan Santri di Jombang asal Zona Merah Corona Dipulangkan

Minggu, 29 Maret 2020 - 14:35 WIB
Ribuan Santri di Jombang...
Ribuan Santri di Jombang asal Zona Merah Corona Dipulangkan
A A A
JOMBANG - Jumlah orang dalam risiko (ODR), orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) di Kabupaten Jombang terus bertambah. Karenanya Bupati Jombang Munjidah Wahab langsung memulangkan ribuan santri yang berasal dari daerah-daerah zona merah di Pulau Jawa, Minggu siang (29/3/2020).
Ribuan Santri di Jombang asal Zona Merah Corona Dipulangkan

Sebelumnya santri yang berasal dari daerah zona merah diputuskan tetap tinggal di pesantren. Namun mempertimbangkan keamanan para santri akhirnya mereka dipulangkan ke rumahnya masing-masing. (Baca: Pelabuhan Kualatungkal Belum Ditutup,15 TKI dari Malaysia Nyaris Lolos Pemeriksaan)
Ribuan Santri di Jombang asal Zona Merah Corona Dipulangkan

Sebelum pemulangan dimulai ribuan santri ini dikumpulkan di halaman Pondok Pesantren Bahrul Ulum di Desa Tambakrejo, Kecamatan Kota Jombang, Jawa Timur. Mereka kemudian diperiksa suhu tubuhnya satu persatu.
Ribuan Santri di Jombang asal Zona Merah Corona Dipulangkan

Tak hanya itu saja para santri juga disemprot dengan disinfektan sebelum naik ke bus. Mereka akan dipulangkan ke kampung halamannya yang termasuk daerah Zona Merah COVID-19 seperti Jakarta, Depok, Tegal, Gresik, Sidoarjo dan Surabaya.

“Saya senang bisa mudik bareng namun cemas juga karena daerah saya termasuk kategori berbahaya,” kata Iza Zahrotinnasih satu santriwati.
Ribuan Santri di Jombang asal Zona Merah Corona Dipulangkan

Sementara itu, Bupati jombang Munjidah Wahab mengimbau pondok-pondok pesantren di Kabupaten Jombang memulangkan santrinya karena kondisi di Kabupaten Jombang saat ini juga darurat corona.

"Selain itu jumlah ODR, ODP dan PDP di Kabupaten Jombang saat ini juga terus bertambah," ungkap Bupati.
Ribuan Santri di Jombang asal Zona Merah Corona Dipulangkan

Menurut dia, berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang, jumlah ODR saat ini mencapai 953 orang, ODP sebanyak 121 orang dan PDP sebanyak 4 orang.

Bupati menilai para santri akan lebih aman bersama keluarganya masing-masing sehingga seyogyanya dipulangkan untuk sementara waktu sampai kondisi Jombang aman dan penanganan COVID-19 oleh pemerintah tuntas.

"Saya sudah berkoordinasi dengan seluruh bupati dan wali kota yang daerahnya akan dituju para santri ini," timpalnya.

Di setiap kabupaten-kota yang dituju, kata dia, para santri ini akan disambut oleh petugas dari kepolisian dan dinas kesehatan daerah masing-masing untuk diperiksa lagi kesehatannya sebelum nanti dijemput oleh keluarganya masing-masing.
(sms)
Berita Terkait
Pesantren Shiddiqiyyah...
Pesantren Shiddiqiyyah Ploso Jombang Minta Pemerintah Kaji Ulang Pencabutan Izin
Anak Kiai Tersangka...
Anak Kiai Tersangka Pencabulan Akan Ditangkap, Ribuan Santri Siap Melawan
Ribuan Santri di Blitar...
Ribuan Santri di Blitar Jalani Rapid Test Antigen, 4 Orang Positif COVID-19
15.000 Santri Ponpes...
15.000 Santri Ponpes Lirboyo Kediri Dipulangkan
6 Santri Dinyatakan...
6 Santri Dinyatakan Sembuh COVID-19, 23 Santri Lagi Dipulangkan dari Rumah Sakit
Ribuan Santri Alkamal...
Ribuan Santri Alkamal Kembali Belajar, Bupati Blitar Disemprot Disinfektan
Berita Terkini
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
30 menit yang lalu
Gerakan Kurbanlah Salurkan...
Gerakan Kurbanlah Salurkan Hewan Kurban untuk 3.000 Keluarga di Aceh
2 jam yang lalu
HUT ke-27 PNM, Ribuan...
HUT ke-27 PNM, Ribuan Buku Hadirkan Semangat Literasi bagi Anak-anak Pelosok
10 jam yang lalu
Vonis 3 Prajurit TNI...
Vonis 3 Prajurit TNI Bikin Keluarga Kacab Bank Menangis Kecewa
10 jam yang lalu
Gelar Rakernas di Yogyakarta,...
Gelar Rakernas di Yogyakarta, APJI Perkuat Kolaborasi dan Profesionalisme
11 jam yang lalu
Dari Pulau Terpencil...
Dari Pulau Terpencil ke Dunia yang Lebih Luas, PNM Bangun Ruang Literasi untuk Anak Rinca
11 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved