DPRD Pastikan Paripurna Pemilihan Wagub DKI Maksimal 2 Jam
Jum'at, 27 Maret 2020 - 11:30 WIB

DPRD Pastikan Paripurna Pemilihan Wagub DKI Maksimal 2 Jam
A
A
A
JAKARTA - Panitia Pemilihan Wagub DKI Jakarta memastikan kesehatan para anggota DPRD akan menjadi prioritas utama pada saat pelaksaan pemilihan Wagub DKI pada 6 April 2020 mendatang.
Ketua Panitia Pemilihan Wagub DKI Jakarta, Farazandi Fidinansyah mengatakan, berdasarkan kesepakatan bersama pada 6 April 2020 mendatang akan digelar pemilihan Wagub DKI. Ada beberapa catatan dan aturan saat penyelenggaraan paripurna pemilihan Wagub DKI.
"Ada beberapa catatan dan masukkan harus kita laksanakan. Antara lain kami berkoordinasi dengan Dinkes dan ada beberapa rekomendasi. Pertama, tambahan dari protokol peningkatan pencegahan Covid-19 yang sudah keluar. Maksimal paripurna berlangsung 2 jam. Jadi kami harus sederhanakan kembali rangkaian tersebut yang awalnya berjam-jam maksimal 2 jam," kata Zandi kepada wartawan Jumat (27/3/2020).
Menurut Zandi, untuk mempersingkat paripuran kemungkinan ada yang dipecah, terutama visi misi dan tanya jawab akan diselenggarakan mungkin dengan bantuan teknologi."Jadi nanti pas paripurna itu fokusnya hanya kepada pemungutan suara dan perhitungan," ujarnya. (Baca: Resmi, Pemilihan Wagub DKI Digelar pada 6 April Mendatang)
Selain itu, untuk menjamin kesehatan para anggota DPRD DKI, Zandi juga meminta tiap-tiap anggota melakukan pemeriksaan kesehatan atau medical checkup (MCU).
Data MCU anggota juga akan dikumpulkan. Hal itu untuk terus memonitor serta memastikan bahwa anggota tersebut hadir saat pemilihan.
"Jadi kami juga punya kekuatan, data yang sudah ngecek siapa aja, bagaimana kondisinya. Jadi nanti tidak alasan lagi mereka tidak mau datang karena khawatir. Kita akan bantu memfasilitasi anggota dewan yang memiliki hak suara. Protokol nanti mulai dari kita cek suhu di shower dengan disinfektan, masker, sarung tangan, hand sanitizer, rapid test mungkin. Apapun itu, ita akan dorong semua," tutur politisi muda PAN itu.
Dia menegaskan, upaya yang dilakukan merupakan jaminan terhadap anggota agar pemilihan berlangsung lancar. "Jadi Panlih punya kewajiban untuk memastikan dan menjamin keselamatan, keamanan, dan kelancaran paripurna pemilihan Wagub nanti," ucapnya.
Ketua Panitia Pemilihan Wagub DKI Jakarta, Farazandi Fidinansyah mengatakan, berdasarkan kesepakatan bersama pada 6 April 2020 mendatang akan digelar pemilihan Wagub DKI. Ada beberapa catatan dan aturan saat penyelenggaraan paripurna pemilihan Wagub DKI.
"Ada beberapa catatan dan masukkan harus kita laksanakan. Antara lain kami berkoordinasi dengan Dinkes dan ada beberapa rekomendasi. Pertama, tambahan dari protokol peningkatan pencegahan Covid-19 yang sudah keluar. Maksimal paripurna berlangsung 2 jam. Jadi kami harus sederhanakan kembali rangkaian tersebut yang awalnya berjam-jam maksimal 2 jam," kata Zandi kepada wartawan Jumat (27/3/2020).
Menurut Zandi, untuk mempersingkat paripuran kemungkinan ada yang dipecah, terutama visi misi dan tanya jawab akan diselenggarakan mungkin dengan bantuan teknologi."Jadi nanti pas paripurna itu fokusnya hanya kepada pemungutan suara dan perhitungan," ujarnya. (Baca: Resmi, Pemilihan Wagub DKI Digelar pada 6 April Mendatang)
Selain itu, untuk menjamin kesehatan para anggota DPRD DKI, Zandi juga meminta tiap-tiap anggota melakukan pemeriksaan kesehatan atau medical checkup (MCU).
Data MCU anggota juga akan dikumpulkan. Hal itu untuk terus memonitor serta memastikan bahwa anggota tersebut hadir saat pemilihan.
"Jadi kami juga punya kekuatan, data yang sudah ngecek siapa aja, bagaimana kondisinya. Jadi nanti tidak alasan lagi mereka tidak mau datang karena khawatir. Kita akan bantu memfasilitasi anggota dewan yang memiliki hak suara. Protokol nanti mulai dari kita cek suhu di shower dengan disinfektan, masker, sarung tangan, hand sanitizer, rapid test mungkin. Apapun itu, ita akan dorong semua," tutur politisi muda PAN itu.
Dia menegaskan, upaya yang dilakukan merupakan jaminan terhadap anggota agar pemilihan berlangsung lancar. "Jadi Panlih punya kewajiban untuk memastikan dan menjamin keselamatan, keamanan, dan kelancaran paripurna pemilihan Wagub nanti," ucapnya.
(whb)