Kota Bogor Banjir Tawaran Bantuan untuk Tangani Covid-19

Selasa, 24 Maret 2020 - 21:35 WIB
Kota Bogor Banjir Tawaran...
Kota Bogor Banjir Tawaran Bantuan untuk Tangani Covid-19
A A A
BOGOR - Guna mengantisipasi penuhnya ruang isolasi pasien Coronavirus Disease (Covid-19) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Pemkot Bogor menerima tawaran gedung dari dua lembaga, yakni Badan Narkotika Nasional dan Elang Property Group sebagai rumah sakit pendukung.

Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan, Pemkot Bogor beberapa hari terakhir ini banyak menerima bantuan dari berbagai pihak dalam menangani percepatan penanggulangan wabah Covid-19.

"Pemkot Bogor juga menerima tawaran dari Kepala BNN Komjen Pol Heru Winarko untuk dapat menggunakan Pusat Rehabilitasi Narkoba BNN di Lido, Cigombong, Kabupaten Bogor untuk dimanfaatkan sebagai RS pendukung apabila kapasitas isolasi Covid-19 di RSUD Kota Bogor kekurangan daya tampung," kata Dedie, Selasa (24/3/2020).

Lebih lanjut ia mengungkapkan, seorang pengusaha properti di Kota Bogor yaitu Elang Property Group juga menawarkan sebuah Gedung di Jalan Cifor, Bogor Barat, untuk dimanfaatkan sebagai RS khusus penanganan Covid-19.

"Hal ini disampaikan langsung oleh Elang Gumilang selaku CEO Elang Property Group di Bogor tadi sore saat saya meninjau langsung gedung dimaksud. Namun demikian kedua tawaran ini sedang dipertimbangkan mengingat perlu modifikasi dan pengadaan alat-alat serta diperlukan membangun ruang isolasi kompresi negatifnya," paparnya.

Ia menyebutkan, beberapa hari terakhir ini Kota Bogor mendapat banyak bantuan dari berbagai pihak antara lain dari Yayasan Media Group, Artha Graha Peduli, Yayasan Budha Tzu Chi, Perkumpulan Indonesia Tionghoa, Hyphens Pharma, Kodam Siliwangi, dan individu masyarakat.

"Bantuan berupa APD, Google Medis, Masker, hand sanitizer, cairan disinfektan dan lain lain langsung disalurkan ke RSUD dan Dinkes Kota Bogor. Dari Kodam Siliwangi melalui Danrem 061 diserahkan 1.500 APD untuk Dinkes yg nantinya diatur untuk didistribusikan ke RS dan Puskesmas," pungkasnya.
(thm)
Berita Terkait
Antibodi Tinggi, Wali...
Antibodi Tinggi, Wali Kota Bogor Bima Arya Gagal Divaksin
Pasien Positif Covid-19...
Pasien Positif Covid-19 di Kota Bogor Bertambah 2 Orang, Sembuh 20 Orang
Kasus Pasien Sembuh...
Kasus Pasien Sembuh Covid-19 di Kota Bogor Bertambah Jadi 58 Orang
Seorang Pedagang Positif...
Seorang Pedagang Positif Corona, Lantai Satu Pasar Bogor Ditutup 3 Hari
Pemkot Bogor Siapkan...
Pemkot Bogor Siapkan Rusunawa Cibuluh Jadi Ruang Isolasi Pasien Covid-19
Tagihan Air Melonjak...
Tagihan Air Melonjak Jutaan Rupiah, Ratusan Pelanggan Geruduk Kantor Perumda Tirta Pakuan
Berita Terkini
Hardiyanto Kenneth PDIP...
Hardiyanto Kenneth PDIP Apresiasi Pemprov DKI Jakarta Luncurkan Mobil Klinik Hewan Keliling
4 jam yang lalu
Massa Antikorupsi Dukung...
Massa Antikorupsi Dukung Kortas Tipikor Polri dan KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi
6 jam yang lalu
Penampakan Emas Batangan...
Penampakan Emas Batangan hingga Uang Hasil Penggeledahan 13 Lokasi yang Ditampilkan di Polda Metro Jaya
7 jam yang lalu
Suasana Terkini Rumah...
Suasana Terkini Rumah Jampidsus di Kebayoran Baru: Sepi, Tidak Ada Penjagaan TNI
7 jam yang lalu
3 Pekerja Proyek Tewas...
3 Pekerja Proyek Tewas di Gorong-gorong, Pramono Ungkap 1 Korban Merupakan WNA
8 jam yang lalu
Pengamat: Blackout Sumatera...
Pengamat: Blackout Sumatera Belum Tentu Dipicu karena Pengadaan Batu Bara
8 jam yang lalu
Infografis
Untuk Membangun Kembali...
Untuk Membangun Kembali Kota Gaza, Palestina Butuh Rp868 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved