alexametrics

Dokter dan Perawat Pasien Corona Blitar Ikut Dikarantina

loading...
Dokter dan Perawat Pasien Corona Blitar Ikut Dikarantina
Dokter dan Perawat Pasien Corona Blitar Ikut Dikarantina
A+ A-
BLITAR - Sebanyak empat orang perawat dan satu orang dokter yang menangani warga Blitar yang dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 langsung diwajibkan menjalani karantina mandiri. Sebab, kelima orang yang sempat merawat pasien sebelum dinyatakan positif itu rentan tertular.

"Empat perawat dan satu dokter diwajibkan karantina mandiri, "ujar Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Kota Blitar, Hakim Sisworo kepada wartawan Senin (23/3/2020). Pasien positif Covid -19 dengan usia 38 tahun itu merupakan warga Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar.



Namun, meski demikian dalam sehari hari yang bersangkutan lebih banyak bertempat tinggal di Bogor, Jawa Barat, mengikuti suaminya. Sebelum dinyatakan positif corona, pada 11 Maret 2020 di Bogor, menantu Sekda Kabupaten Blitar itu sudah mengeluh sakit dengan gejala Covid-19.

Pasien tiba di Kepanjen Kidul Kota Blitar pada Jumat pagi (20/3) dengan menumpang kendaraan pribadi. Pada pukul 5 sore memeriksakan diri ke RS Syuhada Haji Kota Blitar. Pada jam 9 malam yang bersangkutan dirujuk ke RSI Aminah Kota Blitar.

"Perawat dan dokter yang menjalani karantina mandiri itu pernah memeriksa pasien saat berada di salah satu rumah sakit di Kota Blitar, "terang Hakim. Pada Sabtu (21/3) pasien dirujuk ke RSUD Pare Kabupaten Kediri untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kemudian pada Minggu sore (22/3), pasien dinyatakan positif terjangkit virus Corona. Menurut Hakim, selain perawat dan dokter, beberapa orang yang diidentifikasi sebagai keluarga dan warga yang berinteraksi dengan pasien juga diwajibkan melakukan karantina mandiri.



Selama 14 hari ke depan, semuanya diharuskan berdiam diri di rumah, tidak berinteraksi dengan orang lain, senantiasa mengenakan masker dan segera melapor bila terjadi perubahan kesehatan.

Bupati Blitar Rijanto dalam pers rilisnya mengatakan, orang tua dan suami pasien Saat ini dalam keadaan sehat. Pasien yang positif Covid-19 tersebut menurut Rijanto adalah menantu Sekda Kabupaten Blitar.

"Ini sesuai protokol kesehatan. Pak Sekda juga menjalani karantina mandiri, "kata Rijanto yang juga menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik.
(zil)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak