alexametrics

701 Mahasiswa Papua yang Eksodus Bakal Dipulangkan

loading...
A+ A-
JAYAPURA - Direktur Perhimpunan Advokasi Kebijakan dan Hak Asasi Manusia (PAK-HAM) Papua, Matius Murib siap memberangkatkan 701 mahasiswa eksodus asal Papua kembali ke sejumlah daerah perantauan guna melanjutkan pendidikan.

"Total ada 876 mahasiswa eksodus yang kami data sejauh ini. Dari jumlah itu, 176 orang telah kembali melanjutkan kuliah mereka di kota studi masing-masing. Sementara 701 yang sudah mendaftar dan akan diberangkatkan dalam waktu dekat sembari menunggu koordinasi dengan Pemprov Papua," ujar Murib saat ditemui di Jayapura, Rabu (11/3/2020).
(Baca juga: Pamitan ke Warga, Mahasiswa Papua Bersyukur Bisa Kuliah di Surabaya)

Murib menjelaskan bahwa alasan mereka eksodus masalah rasis dan keamanan. Akan tetapi penegak hukum telah melakukan tindak tegas bagi pera pelaku rasis. Sehingga tidak ada alasan untuk mereka untuk tetap eksodus.

"Tim kami tetap memastikan agar mahasiswa eksodus ini tetap kembali ke kota studi untuk melanjutkan pendidikannya. Walaupun mereka masih mengaku trauma dan alasan keamanan, tetapi bagaimanapun mereka berhak mendapatkan pendidikan yang layak. Sebab itu merupakan hak asasi dan kami akan mengawal hingga sampai di tempat tujuan," kata Murib.



Dia pun berharap sekembalinya para mashasiswa nanti pihak kampus dapat menerima tanpa dipersulit. "Diharapkan pihak kampus manapun, mereka diterima dengan akses yang dipermudah sehingga mereka tidak terlantar," harapnya.

Diketahui Sekda Papua pada 25 November 2019 telah mengadakan rapat koordinasi terkait kepulangan sekitar 3.000 mahasiswa asal Papua lantaran masalah rasisme. Dalam pertemuan tersebut telah terbentuk tim advokasi pendidikan bagi mahasiswa eksodus Papua dengan tujuan agar para mahasiswa itu dapat kembali lagi ke kota studinya untuk mengenyam pendidikan.
(shf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top