Waspadai Potensi Penyebaran Virus Corona di KRL Bogor-Jakarta Kota

Rabu, 11 Maret 2020 - 19:44 WIB
Waspadai Potensi Penyebaran...
Waspadai Potensi Penyebaran Virus Corona di KRL Bogor-Jakarta Kota
A A A
JAKARTA - Pengguna KRL Commuter Line rute Bogor-Depok-Jakarta Kota mesti mewaspadai potensi penyebaran virus Corona (Covid-19). Peningkatan kewaspadaan ini setelah viralnya foto paparan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengenai risiko Covid-19 via transportasi yang menyatakan risiko kontaminasi terbesar terjadi di wilayah KRL 2 atau rute Bogor-Depok-Jakarta Kota.

Pemprov DKI beralasan data tersebut berdasarkan temuan pasien positif Corona di Depok, Jawa Barat. Deputi Gubernur Bidang Pengendalian Kependudukan dan Permukiman DKI Jakarta Suharti mengatakan, transportasi massal berpotensi besar terhadap penyebaran virus Corona dimana menjadi tempat pertemuan banyak orang.

"Jadi, bukan penyebarannya di kereta apalagi pihak kereta api sudah menyiapkan segala motivasinya," ujar Suharti di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (11/3/2020). (Baca juga: KCI Sediakan 700 Botol Hand Sanitizer di KRL dan Stasiun Kereta Api)

Dia menjelaskan, alasan Pemprov DKI menilai risiko kontaminasi terbesar terjadi di KRL rute Bogor-Depok- Jakarta Kota berdasarkan data-data yang ditemukan hasil penelitian internal. Salah satunya temuan pasien positif Corona di Depok. "Intinya jalur kita amankan, transportasi kita amankan dan semuanya kita lakukan mitigasi karena ada kejadian di Depok," katanya.

Menanggapi risiko kontaminasi terbesar penyebaran Corona di KRL rute Bogor-Depok-Jakarta Kota, Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunnisa mengatakan, pihaknya sudah menyosialisasikan upaya pencegahan di setiap stasiun.

“Kami mengajak pengguna jasa memanfaatkan fasilitas stasiun seperti toilet untuk menjaga kebersihan tangan. Kemudian, kami mengimbau pengguna yang dalam kondisi kurang sehat seperti flu dan batuk yang berisiko menularkan agar menggunakan masker,” ungkap Eva.

Upaya pencegahan lainnya melalui pemasangan media informasi cetak dan digital serta penyediaan hand sanitizer di beberapa titik. (Baca juga: Penumpang KRL: Yang Sakit Corona Enggak Mungkin Naik Commuter Line)
(jon)
Berita Terkait
Pemprov DKI Berencana...
Pemprov DKI Berencana Beli Saham Commuter Line, Kadishub Sebut Amanat Presiden
Anies: Pasar dan KRL...
Anies: Pasar dan KRL Commuter Line Tempat Rawan Penyebaran Covid-19
Makin Cantik, Penataan...
Makin Cantik, Penataan Empat Stasiun KA Rampung dan Akan Diuji Coba
Pengguna KRL Mulai Hari...
Pengguna KRL Mulai Hari ini Wajib Pakai Lengan Panjang atau Jaket
Antisipasi Penyebaran...
Antisipasi Penyebaran Covid-19, Sebagian Pengguna KRL Berharap PSBB Transisi Diperpanjang
Urai Antrean Penumpang...
Urai Antrean Penumpang Kereta, KCI Operasikan 962 KRL
Berita Terkini
Latja di Polres Malang,...
Latja di Polres Malang, Taruna Akpol Didorong Pahami Implementasi Program Presisi
20 menit yang lalu
Partai Perindo NTT Gandeng...
Partai Perindo NTT Gandeng GMIT, Dorong SNI agar UMKM Naik Kelas
31 menit yang lalu
Demo Kenaikan Harga...
Demo Kenaikan Harga Pertamax, Aktivis 98: Ada Pergeseran Orientasi Mahasiswa
1 jam yang lalu
Pasar Modal Dapat Sentimen...
Pasar Modal Dapat Sentimen Positif, BRI Siap Melaju dengan Fundamental Kuat
1 jam yang lalu
Pembangunan Transportasi...
Pembangunan Transportasi Publik Mampu Sejahterakan Warga Daerah
1 jam yang lalu
Jelang Demo Mahasiswa...
Jelang Demo Mahasiswa BEM UI, Arus Lalu Lintas di Bundaran HI Masih Ramai Lancar
2 jam yang lalu
Infografis
Ini 5 Kota Termakmur...
Ini 5 Kota Termakmur di Indonesia, Jakarta Urutan Berapa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved