Corona Mengancam, Kamrussamad Minta Masyarakat Waspada Investasi Bodong

Senin, 09 Maret 2020 - 15:39 WIB
Corona Mengancam, Kamrussamad...
Corona Mengancam, Kamrussamad Minta Masyarakat Waspada Investasi Bodong
A A A
JAKARTA - Menyebarnya Covid-19 atau corona virus bisa membuat ekonomi kian tak stabil. Oleh karena itu, masyarakat di Jakarta Barat diminta mewaspadai menjamurnya investasi bodong.

“Kita perlu mengedukasi masyarakat agar nantinya tak terjebak dalam investasi bodong,” ujar Anggota DPR RI Kamrussamad, di Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Senin (9/3/2020).

Anggota Komisi XI ini menilai perlu adanya edukasi dan literasi bagi masyarakat terhadap investasi bodong. Sebab, ia memprediksi dengan kondisi ekonomi yang cenderung menurun saat ini, dapat dimanfaatkan sejumlah kelompok mengajak masyarakat untuk berinvestasi.

Saat ini, kondisi itu kian terlihat. Banyak kampung-kampung di Jakarta mulai didatangi sejumlah orang mencari mangsa dan mengajak untuk berinvestasi. Bukannya resmi, investasi yang ditawarkan cenderung berbahaya.

“Investasi harus tepat, jangan sampai merugikan kehidupan masyarakat,” ucapnya.

Guna mencegah masyarakat jadi korban, Kamrussamad mengajak pemerintah daerah (pemda), khususnya pihak kecamatan dan kelurahan, untuk membantu meredam investasi bodong. Pemda harus rutin mengedukasi warganya.

Sementara, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta sekaligus ekonom Sandiaga Salahudin Uno mengungkapkan, virus corona telah membuat ekonomi dunia menjadi tidak stabil. Karena itu, selain menjaga kesehatan Sandi juga mengingatkan agar masyarakat pandai-pandai menyimpan dan mengatur pengeluaran.

”Yang pasti, jangan berlebihan, menumpuk, borong-borong untuk keuangan kita. Pemerintah telah menjamin kestabilan harga dan suplai bahan pokok,” tuturnya.

Sebagai orang yang lama berkecimpung di dunia ekonomi, kata Sandi, investasi bodong telah ada sejak dahulu. Salah satu yang terkenal adalah skema ponzi yang banyak memakan korban.

“Intinyq masyarakat harus kepo. Ketika ada tawaran investasi, pastikan itu masuk akal,” ucapnya.

Dalam kesemapatan yang sama, Wali Kota Jakarta Barat, Rustam Efendi, mengatakan, pihaknya telah mewaspadai penyebaran virus corona, salah satunya dengan melakukan pengecekan di kantor-kantor.

“Jadi kita filter pengunjung dan PNS di kantor, jangan sampai terjebak,” tutupnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Satgas Waspada/Analisis Eksekutif Departement Penyidik Sektor Jasa Keuangan OJK Akta Bahar Daeng. Dia meminta masyarakat tak segan-segan melaporkan kepada OJK apabila ada indikasi investasi bodong.
(thm)
Berita Terkait
Terduga Pelaku Investasi...
Terduga Pelaku Investasi Bodong Disekap dan Dianiaya
Korban Investasi Bodong...
Korban Investasi Bodong Berharap Proses Hukum dan Pengembalian Hak Dipercepat
Podcast Aksi Nyata #DariKamuUntukIndonesia...
Podcast Aksi Nyata #DariKamuUntukIndonesia Imbau Masyarakat Waspada Modus Tawaran Investasi Bodong
Waspada, Kerugian Akibat...
Waspada, Kerugian Akibat Investasi Bodong Mencapai Rp21 Triliun
Waspada Investasi Bodong
Waspada Investasi Bodong
Investasi Bodong Yalsa...
Investasi Bodong Yalsa Boutique di Aceh, Reseller Diancam
Berita Terkini
Aiptu N yang Siksa Istri...
Aiptu N yang Siksa Istri Siri Ternyata Positif Konsumsi Sabu
54 menit yang lalu
Fenomena Super New Moon,...
Fenomena Super New Moon, BMKG: Waspadai Banjir Rob pada Hari Ini hingga 22 Juli 2026
1 jam yang lalu
Mendagri Beri Apresiasi...
Mendagri Beri Apresiasi pada Warga, Jembatan Enang-Enang Akan Diperkuat
9 jam yang lalu
Petugas Bea Cukai Pekanbaru...
Petugas Bea Cukai Pekanbaru Gugur saat Jalankan Tugas Pengawasan di Perairan Siak
12 jam yang lalu
Kejati Jakarta Tetapkan...
Kejati Jakarta Tetapkan Tersangka Baru Perkara Proyek Fiktif di Kementerian PU, Negara Rugi Rp16 Miliar
13 jam yang lalu
Tak Hanya Hukum Oknum...
Tak Hanya Hukum Oknum Polisi, Selly DPR Minta Usut Tuntas Penganiayaan Perempuan Cirebon
14 jam yang lalu
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved