Penggunaan Masker Berlebihan Ganggu Pelayanan Medis di Rumah Sakit

Senin, 09 Maret 2020 - 10:19 WIB
Penggunaan Masker Berlebihan...
Penggunaan Masker Berlebihan Ganggu Pelayanan Medis di Rumah Sakit
A A A
JAKARTA - Kasus Covid-19 atau virus Corona membuat masyarakat panik. Pasalnya, penggunaan masker yang sejatinya ditujukan hanya untuk orang yang sedang sakit saat ini menjadi kebutuhan pokok dikalangan masyarakat untuk mengantisipasi penyebaran virus tersebut.

Menanggapi maraknya perburuan masker, hingga menjadi komoditas yang sangat dicari masyarakat, menurut Ketua Divisi Relawan Medical Emergency Rescue Committe (MER-C) dr Hadiki Habib, penggunaan masker dikalangan masyarakat saat ini sudah menggangu pelayanan medis di Rumah Sakit. Sebab, kata dia, dengan perburuan yang masif, masker yang sejatinya dipakai sehari-hari bagi para petugas medis terkena imbasnya.

"Pemerintah pusat harus segera mengambil alih, karena membahayakan pelayanan kesehatan. Iya karena yang rutin pakai masker itu kan orang-orang yang ada di Rumah Sakit. Nah sekarang rumah sakit-rumah sakit kekurangan masker. Dampaknya pun pembelian masker itu mesti dijatah dan mesti dihemat-hemat penggunaannya. Sementara yang jelas-jelas orang sakit ya di dalam rumah sakit," ujarnya saat dihubungi SINDOnews, Senin (9/3/2020).

Dia menjelaskan, saat ini wabah Covid-19 atau virus Corona di Indonesia belum masuk ke dalam kategori membahayakan. Sebab, lanjut dia, di Indonesia kasus Covid-19 belum banyak terjadi. Sehingga yang wajib menggunakan masker itu tergantung pada konteksnya. (Baca juga: Kasus Pertama Corona RI Bikin Panic Buying, 6 Bahan Komoditas Ini Diserbu )

"Kalau kasusnya masih sedikit maka orang yang wajib pakai masker itu tentu orang-orang yang sakit. Orang yang sakit itu ketika ada gejala flu, batuk, pilek itu memang kalau ke luar rumah atau ke tempat-tempat berkumpulnya masyarakat harus pakai masker. Tapi kalau misalnya sudah banyak kasus Covid-19 maka itu baru kita menggunakan maskernya secara luas. Jadi bukan saat sekarang ini, enggak perlu mesti pakai masker dimana-mana," katanya.

Dia juga memberikan tips kepada masyarakat agar terhindar dari penyebaran virus Corona yakni dengan membiasakan pola hidup sehat dan bersih serta menjaga kesahatan diri sendiri. "Yang perlu diaktifkan adalah cuci tangan. Cuci tangan juga pakai air mengalir. Penggunaan air mengalir saja sudah membersihkan kotoran kotoran kasar di kulit," tuturnya.
(mhd)
Berita Terkait
Lawan Virus Corona,...
Lawan Virus Corona, Yupi Serahkan 600 APD dan Masker
Perhatikan Waktu Penggantian...
Perhatikan Waktu Penggantian Masker untuk Putus Virus Corona
Pentingnya Masker Sama...
Pentingnya Masker Sama Seperti Kamu Mencintai Pasangan
Hari ini Masyarakat...
Hari ini Masyarakat Lubuklinggau Wajib Menggunakan Masker
IJTI Sumsel Bagikan...
IJTI Sumsel Bagikan Masker - Sembako untuk Jurnalis dan Masyarakat
Masih Sepelekan Covid-19,...
Masih Sepelekan Covid-19, Banyak Masyarakat Tidak Gunakan Masker
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
6 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
7 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
8 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
8 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
8 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
8 jam yang lalu
Infografis
Demi Simpan Uang Suap...
Demi Simpan Uang Suap Rp40 Miliar, Eks Anggota BPK Sewa Rumah di Kemang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved