Sempat Tertekan, Warga Studio Alam Depok Bangkit dari Isu Corona

Minggu, 08 Maret 2020 - 16:38 WIB
Sempat Tertekan, Warga...
Sempat Tertekan, Warga Studio Alam Depok Bangkit dari Isu Corona
A A A
DEPOK - Warga di lingkungan tempat tinggal pasien positif virus Corona di Perumahan Studio Alam, Depok, menggelar berbagai kegiatan, Minggu (8/3/2020). Warga ingin membuktikan bahwa mereka bisa bangkit dan tetap dapat beraktivitas seperti biasa tanpa terpengaruh pemberitaan Corona.

Kegiatan yang diikuti warga antara lain senam bersama, bermain tenis meja, membaca buku dari perpustakaan keliling hingga berbincang soal virus Corona bersama dokter dari salah satu rumah sakit.

Seluruh warga perumahan nampak hadir dan terlihat santai menikmati segala kegiatan yang disuguhkan. Mereka tidak menunjukkan raut wajah takut atau khawatir terkait Corona.

"Kegiatan hari ini untuk menunjukkan bahwa kita kuat dan tidak boleh kalah terhadap virus Corona," ujar Teguh Prawiro, salah satu warga. (Baca juga: Wali Kota Depok: 2 Warga Positif Corona Tinggal di Perumahan Studio Alam)

Dengan adanya aneka kegiatan itu, kata dia, masyarakat luas bisa melihat bahwa aktivitas warga di perumahan yang dua warganya positif Corona itu normal-normal saja.

"Kami,melakukan banyak kegiatan, terutama senam, yang didukung oleh komunitas senam. Ada juga perpustakaan keliling. Ini untuk menunjukkan bahwa kami kuat dan tidak boleh kalah terhadap virus Corona," tandasnya.

Pascaterungkapnya dua warganya positif Corona, belakangan ini banyak pemberitaan yang seolah menyudutkan komplek perumahan tersebut. Untuk itu, mereka ingin bangkit kembali.

"Setelah satu pekan terakhir kita dijejali berbagai macam informasi kurang enak, bahkan ada yang tidak bisa dipercaya. Kami ingin bangkit hidup normal," tukasnya.

Dia yakin dan percaya bahwa situasi akan kembali normal. Namun diperlukan sinergi antarwarga untuk saling menguatkan. (Baca juga: Pekerja Kebun Pasien Positif Corona Dalam Pengawasan RSUD Depok)

"Pesannya adalah, kita harus menghadapi virus Corona dengan cerdas. Makanya hari ini juga ada bincang-bincang virus Corona dari peneliti virus Dokter Cahyono. Hari ini kami sampaikan bahwa virus Corona tidak harus selalu diberitakan dengan menyeramkan," tukasnya.

Teguh mengakui, sejak adanya berita dua warga kompleknya positif Corona, warga sempat tertekan karena mendapat perlakuan berbeda. "Dalam seminggu terakhir ini, kehidupan kami menjadi berubah secara drastis," katanya.

Oleh karenanya, warga ingin memperlihatkan bahwa mereka kompak dan bisa beraktivitas normal tanpa terpengaruh isu Corona. "Ada hal-hal yang menjadi imbas kurang baik pada kami akibat pernyataan pemerintah," tutupnya.
(thm)
Berita Terkait
Pendapatan Jeblok, 60...
Pendapatan Jeblok, 60 Persen Anggaran Dinas di Kota Depok Direlokasi
Covid-19 Masih Ancaman,...
Covid-19 Masih Ancaman, Pemkot Depok Batasi Fasilitas Olahraga Hanya untuk Latihan
Hari Ini Denda Rp50...
Hari Ini Denda Rp50 Ribu Tak Gunakan Masker Berlaku di Depok
4 Pedagang Positif Covid-19,...
4 Pedagang Positif Covid-19, Operasional Pasar Cisalak Ditutup Sementara
Tenaga Medis Terpapar...
Tenaga Medis Terpapar Covid-19 Jalani Perawatan di Dua RS di Depok
Lebaran, Pasien Positif...
Lebaran, Pasien Positif Covid-19 di Depok Bertambah 5 Orang
Berita Terkini
BEM Psikologi UI Sebut...
BEM Psikologi UI Sebut LGBT Bukan Penyimpangan, MUI: Kampus Harus Ajarkan Mental Spiritual
1 jam yang lalu
Viral Video Letusan...
Viral Video Letusan Gunung Anak Krakatau Disertai Semburan Api Merah, PVMBG: Hoaks Buatan AI
2 jam yang lalu
Menteri LH Bocorkan...
Menteri LH Bocorkan Potensi 'Harta Karun' Perdagangan Karbon, Bantar Gebang Jadi Contoh
2 jam yang lalu
Koops TNI Habema Ungkap...
Koops TNI Habema Ungkap Satu Warga Tewas Ditembak Kelompok Bersenjata OPM
4 jam yang lalu
Emak-emak Kian Banyak...
Emak-emak Kian Banyak Bergabung, DPD Partai Perindo Kota Palu Perkuat Struktur hingga Akar Rumput
5 jam yang lalu
Momen Menegangkan Pasukan...
Momen Menegangkan Pasukan TNI Evakuasi Jenazah Pilot AS yang Ditembak OPM di Yahukimo
5 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved