DPRD Ancam Batalkan Anggaran, DKI Belum Tentukan Nasib Formula E
Rabu, 04 Maret 2020 - 14:04 WIB
DPRD Ancam Batalkan Anggaran, DKI Belum Tentukan Nasib Formula E
A
A
A
JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta belum memutuskan nasib balapan Formula E yang rencananya akan diselenggarakan pada Juni 2020 mendatang. Hingga saat ini, kegiatan Formula E masih sesuai tahapan jadwal pelaksanaan.
Kepala Dinas Pariwisata, Cucu Kurnia mengatakan, kegiatan pembatalan balapan Formula E belum ada keputusan pasca-diumumkannya dua pasien virus Corona ."Silakan hubungi OC Formula E terkait hal itu," kata Cucu Kurnia melalui pesan singkatnya, Rabu (4/3/2020).
Cucu pun enggan berkomentar terkait rencana DPRD DKI Jakarta yang ingin mencoret anggaran balapan Formula E, apabila Pemprov DKI masih bersikeras melanjutkan kegiatan balap internasional itu."No coment," tegasnya.
Sementara itu, Deputy Director of Communication and Sustainability Operational Committee (OC) Jakarta E-Prix, Hilbram Dunar menuturkan, hingga saat ini kegiatan Formula E masih sesuai jadwal. Bahkan, persiapannya terus dijalankan lantaran belum ada informasi atau keputusan untuk menunda atau membatalkan.
"Dengan FEO kami sudah berkomunikasi, mereka untuk sekarang mencermati betul kondisi di Jakarta tapi masih menunggu perkembangan lebih lanjut. Harapan kami sih tentunya ini segera bisa diatasi yang paling penting ini mengutamakan kesehatan dan keselamatan warga," ungkapnya.
Hingga kini, lanjut Hibram, pihaknya sudah melakukan percobaan pengaspalan sand sheet dan geotextile yang hasilnya akan menggunakan menggunakan geotextile. (Baca: DPRD DKI Ancam Hentikan Anggaran Formula E jika Tetap Dilanjutkan)
"Rencananya sudah mulai mengurus memulai konstruksi sirkuit, tapi kapan tunggu saja info selanjutnya. Kami belum bahas pembatalan, sekarang masih fokus kepada apa yang akan kami lakukan untuk 6 Juni 2020 mendatang. Masih fokus untuk pembangunan sirkuit, persiapan tim komunikasi, tim komersial," ujarnya.
Anggaran Formula E sendiri diketahui menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta tahun 2020 sebesar Rp1,6 triliun. Sebelumnya, DPRD DKI Jakarta meminta Pemprov DKI menghentikan kegiatan Formula E yang akan digelar Juni mendatang.
Anggaran pembiayaan formula E juga akan dihentikan apabila Pemprov DKI Jakarta melanjutkan event balap international itu. Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi mengatakan, pasca-adanya temuan virus Corona di Depok, Jawa Barat, pihaknya meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghentikan kegiatan Formula E.
Bahkan dia mengancam apabila tetap dilanjutkan, DPRD DKI Jakarta akan mencoret anggaran kegiatan Formula E."Kami sepakat dihentikan dulu. Kita juga bisa kok kita tidak keluarkan anggaranya. Kerugian yang ada sudah dikeluarkan oleh dia tinggal dilaporkan kepada DPRD saja," kata Prasetyo di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa, 3 Maret 2020 kemarin.
Kepala Dinas Pariwisata, Cucu Kurnia mengatakan, kegiatan pembatalan balapan Formula E belum ada keputusan pasca-diumumkannya dua pasien virus Corona ."Silakan hubungi OC Formula E terkait hal itu," kata Cucu Kurnia melalui pesan singkatnya, Rabu (4/3/2020).
Cucu pun enggan berkomentar terkait rencana DPRD DKI Jakarta yang ingin mencoret anggaran balapan Formula E, apabila Pemprov DKI masih bersikeras melanjutkan kegiatan balap internasional itu."No coment," tegasnya.
Sementara itu, Deputy Director of Communication and Sustainability Operational Committee (OC) Jakarta E-Prix, Hilbram Dunar menuturkan, hingga saat ini kegiatan Formula E masih sesuai jadwal. Bahkan, persiapannya terus dijalankan lantaran belum ada informasi atau keputusan untuk menunda atau membatalkan.
"Dengan FEO kami sudah berkomunikasi, mereka untuk sekarang mencermati betul kondisi di Jakarta tapi masih menunggu perkembangan lebih lanjut. Harapan kami sih tentunya ini segera bisa diatasi yang paling penting ini mengutamakan kesehatan dan keselamatan warga," ungkapnya.
Hingga kini, lanjut Hibram, pihaknya sudah melakukan percobaan pengaspalan sand sheet dan geotextile yang hasilnya akan menggunakan menggunakan geotextile. (Baca: DPRD DKI Ancam Hentikan Anggaran Formula E jika Tetap Dilanjutkan)
"Rencananya sudah mulai mengurus memulai konstruksi sirkuit, tapi kapan tunggu saja info selanjutnya. Kami belum bahas pembatalan, sekarang masih fokus kepada apa yang akan kami lakukan untuk 6 Juni 2020 mendatang. Masih fokus untuk pembangunan sirkuit, persiapan tim komunikasi, tim komersial," ujarnya.
Anggaran Formula E sendiri diketahui menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta tahun 2020 sebesar Rp1,6 triliun. Sebelumnya, DPRD DKI Jakarta meminta Pemprov DKI menghentikan kegiatan Formula E yang akan digelar Juni mendatang.
Anggaran pembiayaan formula E juga akan dihentikan apabila Pemprov DKI Jakarta melanjutkan event balap international itu. Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi mengatakan, pasca-adanya temuan virus Corona di Depok, Jawa Barat, pihaknya meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghentikan kegiatan Formula E.
Bahkan dia mengancam apabila tetap dilanjutkan, DPRD DKI Jakarta akan mencoret anggaran kegiatan Formula E."Kami sepakat dihentikan dulu. Kita juga bisa kok kita tidak keluarkan anggaranya. Kerugian yang ada sudah dikeluarkan oleh dia tinggal dilaporkan kepada DPRD saja," kata Prasetyo di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa, 3 Maret 2020 kemarin.
(whb)