Komisi X DPR Beri 7 Catatan Terkait Revitalisasi TIM

Jum'at, 28 Februari 2020 - 11:01 WIB
Komisi X DPR Beri 7...
Komisi X DPR Beri 7 Catatan Terkait Revitalisasi TIM
A A A
JAKARTA - Komisi X DPR memberikan 7 catatan terkait dengan proyek revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM) Cikini, Jakarta Pusat. Cacatan itu setelah Komisi X DPR menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan , DPRD DKI Jakarta dan Direktur PT Jakpro.

Komisi X DPR mengapresiasi penjelasan Anies, Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi dan Direktur PT. Jakpro tentang revitalisasi TIM. (Baca juga: Komisi X DPR Kritisi Komunikasi Anies Baswedan Terkait Revitalisasi TIM )"Komisi X DPR RI mengapresiasi penjelasan yang disampaikan oleh Bapak Anies Baswedan (Gubernur DKI Jakarta), Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi dan Direktur PT Jakpro tentang Revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM) sebagai bagian dari hasil RDP/RDPU hari ini," kata Ketua Komisi X DPR Syaiful Huda membacakan kesimpulan RDP di Ruang Rapat Komisi X DPR, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis 27 Februari 2020.
Namun, lanjut Huda, Komisi X memberikan 7 catatan terkait dengan proses revitalisasi TIM sebagainana diskusi yang berkembang dalam RDP tersebut. Mulai dari regulasi yang jelas mengenai pembagian tugas Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) dan PT Jakpro seusai revitalisasi usai, memperkuat komunikasi dengan seniman dan masyarat, hingga Komisi X DPR yang akan melakukan kunjungan spesifik ke TIM.

Berikut 7 catatan dalam RDP Komisi X DPR:

1. Mendukung upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk pemajuan kebudayaan Jakarta untuk dapat menjadi pemain global.
2. Sinkronisasi regulasi pengelolaan konten diserahkan ke Dinas Kebudayaan dan Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) dan sarana prasarana dikelola oleh PT Jakpro.
3. Meminta pengerjaan Proyek revitalisasi TIM yang dikerjakan Pemerintah DKI Jakarta sesuai dengan regulasi, transparan dan tidak berorientasi komersil.
4. Meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam pengerjaan Proyek Revitalisasi TIM tidak mengakibatkan kerusakan lingkungan, cagar budaya dan aset lain yang terdapat di area TIM.
5. Memastikan bahwa tidak ada pembangunan hotel, tetapi wisma seni untuk memperkuat ekosistem kebudayaan.
6. Memperkuat komunikasi dan pelibatan semua pengampu kebudayaan yang selama ini beraktifitas di TIM melalui Dewan Kesenian Jakarta.
7. Komisi X DPR akan melakukan kunjungan spesifik di TIM untuk memastikan proses Revitalisasi TIM berjalan sesuai dengan konsep pembangunannya.
(mhd)
Berita Terkait
Jakarta Hajatan, Pemprov...
Jakarta Hajatan, Pemprov DKI Gelar Konser Gratis di TIM Cikini
DKI Tegaskan Revitalisasi...
DKI Tegaskan Revitalisasi TIM untuk Investasi Kebudayaan
Pemprov DKI Naikkan...
Pemprov DKI Naikkan Tarif Sewa Gedung Pertunjukan Seni, Ini Rinciannya
48 Peserta Lolos Pemilihan...
48 Peserta Lolos Pemilihan Duta Urban Farming 2024
Anies Berbagi Keseruan...
Anies Berbagi Keseruan Saksikan Musikal Petualangan Sherina di TIM
Revitalisasi TIM Telan...
Revitalisasi TIM Telan Rp1,4 Triliun, Anies Harap Manfaat Dapat Lampaui Nilai Investasi
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
5 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
5 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
6 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
6 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
8 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
9 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved