Jakarta Garden City Belum Bangun Pembuangan Air Sendiri
Rabu, 26 Februari 2020 - 20:33 WIB
Jakarta Garden City Belum Bangun Pembuangan Air Sendiri
A
A
A
JAKARTA - Banjir yang melanda Kelurahan Cakung Timur, Jakarta Timur dan Kelurahan Rorotan, Jakarta Utara akibat danau di Jakarta Garden City (JGC) tak terkoneksi dengan saluran air Kanal Banjir Timur (KBT). Tiga danau di JGC tak mampu menampung air karena intensitas hujan tinggi secara terus menerus.
Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Timur Santo mengatakan, seharusnya JGC memiliki dua pembuangan air, namun karena terbentur pengadaan lahan pengelola belum bisa membangunnya.
"JGC itu pembuangannya ke arah KBT dan Babek. Tapi, yang Babek belum bebas, ada 300 meter lagi dalam waktu dekat sama JGC mau ditindaklanjuti," ujar Santo, Rabu (26/2/2020). (Baca juga: Aeon Mall Diserang, Polisi: Warga Kesal Wilayahnya Terendam Banjir)
Adanya pembangunan saluran air seluas 300 meter lagi diharapkan dapat mencegah banjir akibat luapan air yang tak tertampung danau di JGC. "Nanti yang dari danau itu harus terkoneksi ke arah KBT, masih ada 300 meter yang belum terkoneksi," katanya.
Jika sudah terkoneksi dengan KBT, maka pembuangan air bisa sampai Cakung Drain. "Lahan itu nanti buat saluran menuju KBT. Tembusnya ke Cakung Drain. Ada saluran air sebenarnya, tapi kecil. Makanya mau dibuat setelah pembebasan lahan," ujar Santo.
Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Timur Santo mengatakan, seharusnya JGC memiliki dua pembuangan air, namun karena terbentur pengadaan lahan pengelola belum bisa membangunnya.
"JGC itu pembuangannya ke arah KBT dan Babek. Tapi, yang Babek belum bebas, ada 300 meter lagi dalam waktu dekat sama JGC mau ditindaklanjuti," ujar Santo, Rabu (26/2/2020). (Baca juga: Aeon Mall Diserang, Polisi: Warga Kesal Wilayahnya Terendam Banjir)
Adanya pembangunan saluran air seluas 300 meter lagi diharapkan dapat mencegah banjir akibat luapan air yang tak tertampung danau di JGC. "Nanti yang dari danau itu harus terkoneksi ke arah KBT, masih ada 300 meter yang belum terkoneksi," katanya.
Jika sudah terkoneksi dengan KBT, maka pembuangan air bisa sampai Cakung Drain. "Lahan itu nanti buat saluran menuju KBT. Tembusnya ke Cakung Drain. Ada saluran air sebenarnya, tapi kecil. Makanya mau dibuat setelah pembebasan lahan," ujar Santo.
(jon)