Pengamat Nilai Wajar Mesin Parkir Tak Efektif, Ini Alasannya

Senin, 24 Februari 2020 - 22:17 WIB
Pengamat Nilai Wajar...
Pengamat Nilai Wajar Mesin Parkir Tak Efektif, Ini Alasannya
A A A
Pengamat Transportasi Universitas Tarumanegara, Leksmono Suryo Putranto menilai wajar, apabila mesin parkir Tempat Parkir Elektronik (TPE) tidak efektif untuk mengurai kemacetan dan menekan retribusi parkir seperti tujuan awalnya. Sebab, sejak awal percontohan hingga pengembangan, parkir mesin tidak pernah ada evaluasi dan pemasangan yang serius.

Dia justru melihat pemasangan parkir mesin hanya sebatas pendekatan proyek. (Baca juga: Parkir Mesin Tak Efektif, DKI Akan Ganti dengan e-Parkir )

"Sama saja, apapun teknologinya, kalau tidak ada rencana yang matang dan keseriusan, pengendalian parkir dengan penggunaan teknologi sulit terwujud," kata Leksmono kepada wartawan di Jakarta, Senin (24/2/2020).

Kendati demikian, untuk mewujudkan tujuan pemasangan aplikasi parkir, kata Leksmono, sistem elektronik yang digunakan harus benar-benar membuat juru parkir (Jukir) tidak memiliki celah melakukan pungutan liar (pungli). Kemudian, kendaraan yang terparkir sudah bisa terdata oleh sensor mesin parkir seperti yang akan diterapkan dalam Elektronik Road Pricing (ERP) .

Sehingga, apabila melebihi batas waktu parkir dari retribusi yang dikenakan, kendaraan langsung terkena denda ketika membayar pajak. Selain itu, lanjut Leksmono, edukasi penggunaan aplikasi parkir kepada pengendara pribadi harus dilakukan secara rutin dan diberikan pilihan alternatif. Sebab, apabila pengendara tidak memiliki aplikasi lalu tidak diperbolehkan parkir, petugas juru parkir bisa terkena pelangaran undang-undang privasi.

"Kalau pengendara tidak punya aplikasi, apa bisa kita melarang. Aturanya sendiri cuma melarang parkir di badan jalan yang tidak ditentukan. Sistem pengawasan dan sensor harus dikembangkan. Sehingga, bila pengendara tidak punya aplikasi dan membayar cash ke juru parkir, pungli bisa teratasi," pungkasnya.
(mhd)
Berita Terkait
Ini Negara dengan Biaya...
Ini Negara dengan Biaya Parkir Termahal, 1 Jam Hampir Rp500 Ribu
Preman Berkedok Tukang...
Preman Berkedok Tukang Parkir Marak, DPRD Sentil Pemprov Jakarta
Razia Parkir Liar di...
Razia Parkir Liar di Gandaria City dan Pondok Indah
Ada Pengendara Sepeda...
Ada Pengendara Sepeda Ontel Diminta Bayar Parkir, Anggota Dewan Ini Berang
Juru Parkir Liar Pasar...
Juru Parkir Liar Pasar Tanah Abang Meresahkan, Pengunjung Dikenakan Tarif Rp10.000 untuk Motor
Tarif Parkir Naik, DPRD...
Tarif Parkir Naik, DPRD DKI Khawatir Warga Pindah ke Angkutan Umum dan Terpapar COVID-19
Berita Terkini
Gagas GEBRAK, Perindo...
Gagas GEBRAK, Perindo Badung Cetak Lebih Banyak Pencipta Lapangan Kerja di Bali
16 menit yang lalu
3 Warga Sipil Tewas...
3 Warga Sipil Tewas Ditembak OPM, Koops TNI Habema Buru para Pelaku
1 jam yang lalu
Sambangi MI Raudhatul...
Sambangi MI Raudhatul Azhar, KB Bank Tanamkan Literasi Keuangan Sejak Dini
2 jam yang lalu
Plt Bupati Bekasi Bakal...
Plt Bupati Bekasi Bakal Evaluasi Kinerja Dirum Perumda Tirta Bhagasasi
2 jam yang lalu
Hadir di IFBC Yogyakarta...
Hadir di IFBC Yogyakarta 2026, Booth Bingxue Dipadati Calon Mitra
3 jam yang lalu
Penyelundupan 3 Ton...
Penyelundupan 3 Ton Sisik Trenggiling ke Kamboja Terbongkar, Kemenhut Buru Jaringan Internasional
3 jam yang lalu
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved