GKR Mangkubumi Minta Pembina Pramuka Pahami Risiko Kegiatan

Sabtu, 22 Februari 2020 - 11:38 WIB
GKR Mangkubumi Minta...
GKR Mangkubumi Minta Pembina Pramuka Pahami Risiko Kegiatan
A A A
YOGYAKARTA - Kasus hanyutnya para siswa SMPN 1 Turi Sleman dalam kegiatan Pramuka dengan susur sungai mendapatkan tanggapan Kwartir Daerah XII Gerakan Pramuka DIY. Selain ucapan belasungkawa, kasus tersebut juga hendaknya menjadi evaluasi bagi pembina Pramuka untuk mengetahui risiko kegiatan di lapangan.

Ketua Kawarda XII DIY , GKR Mangkubumi menyampaikan rasa belasungkawa atas meninggalnya beberapa siswa yang yang hingga pagi ini mencapai tujuh siswa. Sejak tadi malam, Pramuka Peduli sudah turun mengikuti dan membantu pencarian siswa.

"Kami mengimbau para pembina untuk lebih berhati-hati dan mengetahui risiko setiap kegiatan yang dipilih dan dilakukan," terangnya saat dikonfirmasi SINDOnews Sabtu (22/2/2020). (Baca: Polres Sleman Dirikan 2 Posko Tragedi Susur Sungai SMPN 1 Turi)

Pihaknya juga meminta para pelatih dan pembina Pramuka untuk terus menyampaikan pesan kepada para pendamping siswa untuk lebih hati-hati dan waspada. Hal ini terutama menyikapi cuaca yang terjadi seperti saat ini.

"Tentunya dari semua itu perlunya para pembina untuk mengerti dan mengikuti pelatihan tentang kebencanaan," ujarnya. Pihaknya juga masih menunggu informasi detail mengenai kronologis susur sungai dalam kegiatan pramuka di sungai Sempor, Donokerto, Turi Sleman.

Sementara data dari Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD DIY menyebutkan hingga pukul 04.20 Wiab tadi pagi diperoleh informasi dari 249 siswa yang mengikuti kegiatan, dilaporkan 7 siswa meninggal dunia, 23 siswa mengalami luka ringan dan tiga siswa belum ditemukan.

Tujuh siswa yang meninggal atas nama Sovie Aulia, (13) kelas 8C, Arisma Rahmawati,(13) kelas 7D, Nur Azizah, (15) Kelas 8A, Lathifa Zulfaa, (15) kelas 8B, Khoirunnisa Nurcahyani Sukmaningdyah, (14) kelas 7C, Evieta Putri Larasati, (13) kelas 7A, Faneza Dida (13) Kelas 7 A.

Sedangkan siswa yang masih dalam pencarian diantaranya Yasinta Bunga (13) kelas 7B, Zahra Imelda, (12) Kelas 7 D, Nadine Fadilah (12) kelas 7 D. suharjono
(whb)
Berita Terkait
Wow! Selama Lebaran...
Wow! Selama Lebaran Penduduk DIY Tambah 1,5 Juta Jiwa, Pemasukan Rp2 Trilun
Mulai Hari ini Kepala...
Mulai Hari ini Kepala Desa di Gunungkidul Resmi Disebut Lurah Desa
Kampanye Akbar di Kulonprogo,...
Kampanye Akbar di Kulonprogo, Ganjar Pranowo Bangga Jadi Bagian Keistimewaan DIY
13 Maret Cikal Bakal...
13 Maret Cikal Bakal Hari Jadi Daerah Istimewa Yogyakarta, Ini Alasannya
Asmindo Emoh DIY Provinsi...
Asmindo Emoh DIY Provinsi Termiskin di Pulau Jawa
Warga Nekat Nongkrong...
Warga Nekat Nongkrong Tanpa Masker, Sultan Ancam Tutup Malioboro
Berita Terkini
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
1 jam yang lalu
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
5 jam yang lalu
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
5 jam yang lalu
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
6 jam yang lalu
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
8 jam yang lalu
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
9 jam yang lalu
Infografis
Rakyat Swiss Minta Pembelian...
Rakyat Swiss Minta Pembelian 36 Jet Tempur F-35 AS Dibatalkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved