Dua Warga Batan Indah Kena Kontaminasi Limbah Nuklir Caesium 137

Jum'at, 21 Februari 2020 - 18:38 WIB
Dua Warga Batan Indah...
Dua Warga Batan Indah Kena Kontaminasi Limbah Nuklir Caesium 137
A A A
TANGERANG SELATAN - Dua warga Perumahan Batan Indah, Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terkena kontaminasi limbah nuklir Caesium 137 di bawah 1 milisievert per tahun.

Angka ini tergolong masih rendah dibandingkan batas normal ditetapkan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) sebesar 1 milisievert. Angka ini bisa ditoleransi oleh tubuh dan tidak menyebabkan kerusakan.

Sekretaris Utama Bapeten Hendriyanto Hadi Tjahyono mengatakan, dari total 9 warga yang dilakukan Whole Body Counting (WBC), 7 orang dinyatakan negatif terkontaminasi. “Hasil pengukuran WBC menunjukkan ada 2 warga yang terkontaminasi Cs-137. Tapi, dengan tingkat kontaminasi yang sangat rendah di bawah batas dosis yang diizinkan (NBD)," ungkap Hendri, Jumat (21/2/2020).

Dari evaluasi Bapeten, tanah di sekitar Batan Indah terkontaminasi 200 microsievert per jam dan mencemari saluran pembuangan air perumahan. Bahkan, hingga keluar pagar gedung DPRD Tangsel. Jarak material limbah nuklir dengan gedung DPRD Tangsel hanya sekitar 100 meter.

"Laju dosis di Perumahan Batan Indah kecuali di lokasi yang tercemar sudah aman bagi masyarakat sekitar karena berada di tingkat batasan dosis yang telah diizinkan (NBD)," ujar Hendriyanto. (Baca juga: Paparan Radioaktif Nuklir Caesium 137 Merusak Bagian Organ Tubuh)

Kepala Biro Hukum, Humas, dan Kerja Sama Batan Heru Umbara mengatakan, batasan paparan radiasi yang boleh diterima masyarakat 1 milisievert. Secara alamiah manusia juga akan menerima paparan radiasi alam yang nilainya mendekati 1 milisievert per tahun. Jika terpaparnya di atas 1 milisievert, maka bisa menyebabkan gangguan fisik.

"Per tahun itu setara 0,5 microsivert/jam. Sedangkan batasan terjadinya efek deterministik berbeda untuk setiap organ tubuh," ujar Heru.

Gejala dirasakan warga yang terkena dampak radiasi nuklir bergantung pada daya tahan tubuh masing-masing sehingga efek yang dirasa akan berbeda satu dengan lainnya.

"Pemeriksaan WBC ini untuk kontaminasi silang Cs 137 yang diterima warga. Jadi alat ini didesain khusus untuk mendeteksi kontaminasi pada manusia," kata Heru.

Ada beberapa zat radioaktif yang dibedakan menurut alat ini mulai dari Kalium-40, Caesium-137, Cobalt-60, dan lainnya. Untuk pemeriksaan utama 9 warga di Perumahan Batan Indah lantaran terpapar Caesium 137. (Baca juga: Bapeten Ungkap Ribuan Industri Gunakan Tenaga Nuklir Caesium 137)
(jon)
Berita Terkait
Jepang Buang Air Radioaktif...
Jepang Buang Air Radioaktif Nuklir Fukushima ke Laut, Ahli Korea Selatan Langsung Sidak
BATAN Bangun Sistem...
BATAN Bangun Sistem Pemantauan Zat Radioaktif Terintegrasi
Bapeten Nyatakan Perumahan...
Bapeten Nyatakan Perumahan Batan Indah Aman dari Radiasi
Gawat, Kalung Anti Radiasi...
Gawat, Kalung Anti Radiasi Sinyal 5G Ternyata Mengandung Radioaktif
7 Bahaya Radioaktif...
7 Bahaya Radioaktif yang Disebabkan Bom Nuklir
Pencarian Kapsul Radioaktif...
Pencarian Kapsul Radioaktif yang Hilang Diperluas, Australia Keluarkan Tanda Bahaya
Berita Terkini
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
38 menit yang lalu
Rantis Brimob Siaga...
Rantis Brimob Siaga di Mabes Polri di Tengah Pengusutan Dugaan Korupsi Batu Bara-Asabri
1 jam yang lalu
Pengamanan di Polda...
Pengamanan di Polda Metro Diperketat usai Penggeledahan, Puluhan Brimob Bersenjata Siaga
2 jam yang lalu
Rayakan Hari Jadi, Ancol...
Rayakan Hari Jadi, Ancol Gratiskan Tiket Masuk pada 10 Juli Besok
3 jam yang lalu
Latih Desa Binaan Hadapi...
Latih Desa Binaan Hadapi Bencana, Astra Gandeng BNPB Gelar Pelatihan Tanggap Darurat
3 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 4,7...
Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Polewali Mandar Pagi Ini, Dirasakan hingga Makassar
3 jam yang lalu
Infografis
Ancam Hancurkan Separuh...
Ancam Hancurkan Separuh Dunia, Ini Kekuatan Sebenarnya Senjata Nuklir Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved