Proyek Jalur Ganda KA Bogor-Sukabumi Tidak Ganggu Jaringan Air Bersih

Selasa, 18 Februari 2020 - 13:39 WIB
Proyek Jalur Ganda KA...
Proyek Jalur Ganda KA Bogor-Sukabumi Tidak Ganggu Jaringan Air Bersih
A A A
BOGOR - Proyek pembangunan Double Track (Jalur Ganda) Kereta Api Bogor-Sukabumi dipastikan tidak mengganggu pasokan air bersih untuk ribuan pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Jaminan itu disampaikan pihak Direktorat Jenderal (Ditjen) Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

"Alhamdulillah kemarin sempat rapat, PT KAI memastikan pelaksanaan pembangunan rel ganda Bogor-Sukabumi tidak akan mengganggu pipa jaringan air baku PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor," ujar Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, Selasa (18/2/2020). (Baca juga: Stasiun Batu Tulis Terancam Proyek Double Track, Pemkot Usul 5 Stoplet)

Dalam pertemuan itu, kata dia, Pemkot Bogor menyampaikan kekhawatiran terganggunya pasokan air bagi ribuan warga. Pihak Ditjen Perkeretaapian lalu menyampaikan bahwa pada pelaksanaan pembangunan rel ganda Bogor-Sukabumi tidak akan menggeser pipa jaringan milik PDAM Kota Bogor.

Pengerjaan pembangunan rel ganda akan bergeser menepi ke tebingan untuk menyesuaikan titik-titik jaringan pipa milik PDAM Kota Bogor. Setidaknya, ada lima titik lokasi yang sebelumnya berdampak pada keberlangsungan pasokan air untuk ratusan ribu warga Kota Bogor.

"Titik tersebut berada diantara Stasiun Batutulis-Ciomas. Selama pelaksanaan pembangunan, Pemkot Bogor akan terus melakukan koordinasi dengan Ditjen Perkeretaapian," katanya. (Baca juga: Longsor di Lokasi Proyek Double Track KA Bogor-Sukabumi, 2 Pekerja Tewas)

Sementara, Direktur Utama PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor, Deni Surya Sanjaya, menyampaikan, dalam pertemuan bersama Ditjen Perkeretaapian ini telah ada kesepahaman bahwa jaringan pipa eksisting PDAM di jalur tersebut tidak akan terganggu proyek strategis nasional pembangunan rel ganda Bogor-Sukabumi.

"Alhamdulilah pada pertemuan telah menemui kesepahaman bahwa pipa jaringan eksisting PDAM yang berada di lokasi proyek pembangunan double track Bogor-Sukabumi tidak akan terganggu. Selanjutnya, kami akan terus berkoordinasi dengan Ditjen Perkeretaapian selama pengerjaan proyek berlangsung," tukasnya.

Diketahui, proyek double track kereta api Bogor-Sukabumi ditarget rampung seluruhnya di tahun 2021. Pembangunan tahap awal telah dikerjakan mulai dari Sukabumi-Cigombong. Untuk tahap selanjutnya, tahun ini akan dimulai pengerjaan yang dimulai dari Stasiun Cigombong-Paledang.

(thm)
Berita Terkait
Proyek Pembangunan Double...
Proyek Pembangunan Double Track Bogor-Sukabumi Capai 70%
Kronologi Crane Proyek...
Kronologi Crane Proyek Rel Ganda KA Bogor-Sukabumi Tiba-tiba Terguling
Longsor di Proyek Double...
Longsor di Proyek Double Track Kereta Api Bogor-Sukabumi, Timpa Dua Rumah Warga
KRLmania Desak Audit...
KRLmania Desak Audit Total Persinyalan dan Percepatan DDT Bekasi-Cikarang
Top! Proyek DDT Manggarai-Cikarang...
Top! Proyek DDT Manggarai-Cikarang Paket A Tahap 1 Sudah 98%
Tebing Proyek Double...
Tebing Proyek Double Track Bogor-Sukabumi Milik PT KAI Longsor, 7 Orang Luka-luka
Berita Terkini
Alokasikan Pokir untuk...
Alokasikan Pokir untuk Aspal Jalan, Effendi Alung Konsisten Kawal Infrastruktur Jambi
14 menit yang lalu
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi Diterima, Polda Metro Jaya: Itu Bukan Akhir dari Semuanya
39 menit yang lalu
Wali Kota Tangsel Paparkan...
Wali Kota Tangsel Paparkan Penanganan Kekeringan, Kebakaran, hingga PSEL
42 menit yang lalu
Peringati Hari Anak...
Peringati Hari Anak Nasional 2026, 25 Unit Mobil Pintar Sebar Akses Pendidikan Inklusif dari Sabang sampai Merauke
3 jam yang lalu
Keberhasilan HUT Papua...
Keberhasilan HUT Papua Tengah Gerakkan UMKM, Talius Tabuni Minta Jadi Acuan Program Daerah
3 jam yang lalu
Karhutla Dominasi Bencana...
Karhutla Dominasi Bencana Alam pada Pekan Ini, BNPB: Dampak Musim Kemarau
4 jam yang lalu
Infografis
KA Bandara Soetta dan...
KA Bandara Soetta dan Kualanamu Tidak Beroperasi Sementara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved