Lemahnya Jaringan Internet di Pangandaran Jadi Kendala Petugas DTKS

Selasa, 18 Februari 2020 - 12:17 WIB
Lemahnya Jaringan Internet...
Lemahnya Jaringan Internet di Pangandaran Jadi Kendala Petugas DTKS
A A A
PARIGI - Lemahnya akses jaringan internet di Kabupaten Pangandaran bakal menjadi kendala petugas program verifikasi dan validasi data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS).

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos PMD) Kabupaten Pangandaran Wawan Kustaman mengatakan, program verifikasi dan validasi DTKS merupakan salah satu tahapan pendataan kemiskinan.

"Petugas DTKS yang kami rekrut sebanyak 182 orang kami bekali dengan sejumlah materi melalui pelatihan selama 2 hari dari Selasa hingga Rabu, (18-19/02/2020) dengan mendatangkan narasumber yang profesional," kata Wawan, Selasa (18/2/2020).

Pemerintah Kabupaten Pangandaran berharap hasil kerja petugas DTKS di lapangan menghasilkan data yang maksimal, sehingga penyaluran bantuan untuk masyarakat miskin tepat sasaran.

"Ke depan data DTKS akan menjadi referensi seluruh OPD di Kabupaten Pangandaran bahkan hingga Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Pusat," tambahnya.

Menurutnya, kerja petugas DTKS di lapangan menggunakan jaringan akses internet. Dia menilai di beberapa daerah di Kabupaten Pangandaran saat ini masih ada yang akses jaringan internetnya lemah dan ini bakal menjadi kendala petugas saat melakukan input data.

Wawan mengimbau kepada petugas DTKS yang daerah penugasannya masih lemah jaringan internet untuk melakukan input data secara ofline karena setelah masuk ke daerah yang jaringan akses internetnya kuat data secara otomatis akan terekap.

"Program verifikasi dan validasi DTKS ini juga harus sinergis dengan institusi dan OPD lain diantaranya BPS dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil," papar Wawan.

Petugas DTKS ini akan memverifikasi sebanyak 43.181 Kepala Keluarga dengan masing-masing petugas memverifikasi 250 warga miskin.

"Jika warga miskin tersebut tidak memiliki KTP maka akan menjadi kendala juga ke petugas dikala melakukan input data," terang Wawan.
(akn)
Berita Terkait
Nasihat KH Gus Muwafiq...
Nasihat KH Gus Muwafiq ke Pasangan Juara Pilkada Pangandaran 2020
DPRD Pangandaran Didesak...
DPRD Pangandaran Didesak Tindak Anggota Yang Bubarkan Karantina Pemudik
Pengunjung Padati Pantai...
Pengunjung Padati Pantai Barat Pangandaran
DPRD Kabupaten Pangandaran...
DPRD Kabupaten Pangandaran Tetapkan Badan Kehormatan
Ujang Endin Indrawan...
Ujang Endin Indrawan Berikrar Gaji Wakil Bupati Disedekahkan ke Orang Miskin
Paparan Bupati Pangandaran...
Paparan Bupati Pangandaran Dampak Pandemi Berimbas ke Program Pangandaran Hebat
Berita Terkini
Unusa Gandeng Gapoktan...
Unusa Gandeng Gapoktan Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Tuban
47 menit yang lalu
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
2 jam yang lalu
Polisi Tembak Pelaku...
Polisi Tembak Pelaku Curanmor yang Melawan, Sahroni: Sudah Tepat dan Terukur!
2 jam yang lalu
Apresiasi Prabowo soal...
Apresiasi Prabowo soal Blok Masela, Welhelm Perindo: Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Bangun Poros Baru Indonesia Timur
4 jam yang lalu
Potensi Perikanan Sorong...
Potensi Perikanan Sorong Menguat, Askrindo Perluas Pelindungan Nelayan
7 jam yang lalu
Penampakan 115 Warga...
Penampakan 115 Warga Binaan Risiko Tinggi Dipindahkan ke Nusakambangan
7 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved