Pasien Diduga Suspect Corona di Lombok Timur Ternyata TB Paru Kronis

Senin, 17 Februari 2020 - 19:48 WIB
Pasien Diduga Suspect...
Pasien Diduga Suspect Corona di Lombok Timur Ternyata TB Paru Kronis
A A A
LOMBOK TIMUR - Pasien yang diduga suspect virus corona di Lombok Timur ternyata menderita TB Paru Kronis. Hal ini dipastikan setelah Tim Dokter melakukan pemeriksaan terhadap bersangkutan.Pasien MN sendiri dirujuk dari Puskesmas Terara, Lombok Timur pada Minggu kemarin. Bersangkutan mengalami panas tinggi dan batuk berat setelah pulang dari Malaysia, menjadi TKI sejak pekan lalu, bahkan sempat dikarantina 5 hari di Bandara."Penyakit seperti Ini baru pertama kali dialami suami saya," tutur istri korban, Misnun, Senin (17/2/2020). Tiba di RUSD Dokter Raden Soedjono Selong, pasien langsung dibawa ke ruang isolasi dan mendapat perawatan khusus dari Tim Dokter yang disiapkan menangani pasien suspect virus mematikan ini. (Baca: Antisipasi Penyebaran Virus Corona, Pemprov Sumut Bentuk Timsus) "Kita tentu melakukan upaya preventif sekaligus kewaspadaan, pasien langsung kita isolasi," ungkap Kabid Pelayanan RSUD dr Raden Soedjono Selong, Lalu Harianto Sutrisno.
Hasilnya, setelah melalui pemeriksaan intensif, rontgen dan uji laboratorium lengkap, pasien tersebut dinyatakan negatif virus corona. "Hasil pemeriksaan yg dibacakan langsung oleh spesialis paru menunjukkan pasien negatif corona tetapi positif TB Paru dan langsung ditherafie dg obat TB," jelasnya.

Saat ini bersangkutan sudah dipindah ke ruang isolasi TB paru, lantai 2 RSUD Selong untuk mendapat perawatan dan pengawasan Tim dokter. "Untuk lebih menegakkan diagnosa, pagi tadi, kita sdh lakukan periksa rontgen dan lab ulang, dan hasilnx tetap negatif corona tetapi positif TB Paru," tandasnya.

RSUD dokter Raden Soedjono Selong sendiri menjadi salah satu rumah sakit rujukan pasien suspek corona di NTB, disamping dua rumah sakit lainnya yaitu RS provinsi di Mataram dan RS Sumbawa. RSUD ini telah dilengkapi dengan ruang isolasi khusus dan alat pelindung Diri (APD) yang memadai.

Petugas di RSUD ini telah melakukan sosialiasi dan simulasi penanganan pasien virus corona pada Jumat Kemarin yang melibatkan dokter, perawat dan sopir ambulans puskesmas.
(sms)
Berita Terkait
Mutasi Baru Virus Corona
Mutasi Baru Virus Corona
26 Sopir Angkutan Umum...
26 Sopir Angkutan Umum di Lombok Timur Jalani Rapid Test
Wabah Virus Corona Munculkan...
Wabah Virus Corona Munculkan Solusi Virtual Exhibition
Pemuda Jawa Timur Rentan...
Pemuda Jawa Timur Rentan Jadi Carrier Virus Corona
Waspada Virus Corona...
Waspada Virus Corona Varian Baru
E484K, Varian Anyar...
E484K, Varian Anyar Virus Corona
Berita Terkini
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
21 menit yang lalu
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
1 jam yang lalu
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
1 jam yang lalu
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
2 jam yang lalu
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
2 jam yang lalu
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
4 jam yang lalu
Infografis
Kapal Induk Kedua Tiba...
Kapal Induk Kedua Tiba di Timur Tengah, AS Serius Ancam Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved