Kejam! Debt Collector yang Pukuli Korban hingga Buta Akhirnya Tertangkap

Jum'at, 14 Februari 2020 - 16:29 WIB
Kejam! Debt Collector...
Kejam! Debt Collector yang Pukuli Korban hingga Buta Akhirnya Tertangkap
A A A
MEDAN - Tim Reskrim Polsek Medan Area meringkus debt collector berinisial TH (48) warga Jalan Rupat, Kelurahan Gang Buntu, Kecamatan Medan Timur.

Penangkapan ini dipicu, akibat TH diduga melakukan penganiayaan dengan modus sebagai debt collector yang terjadi pada 13 Februari 2018 silam.

Kapolsek Medan Area, Kompol Faidir Chah menjelaskan, tersangka TH ditangkap berdasarkan laporan pengaduan dari korbannya bernama Kiki (40) warga Jalan Medan Area Selatan, Kecamatan Medan Area.

"Dalam kasusnya, korban mengaku dianiaya oleh sekelompok orang yang diduga sebagai debt collector dan hendak mengambil mobil yang dikendarainya secara paksa oleh para pelaku," kata Kompol Faidir Chah, Jumat (14/2/2020).

Dia menjelaskan, setelah diperiksa oleh penyidik, tersangka TH mengaku menganiaya korban dengan tangannya dan mengenai mata kanan korban hingga luka-luka dan berdarah.

Sementara, Kiki mengatakan, laporan pengaduan penganiayaan itu sudah dilaporkan sejak 2 tahun lalu, namun baru sekarang pelakunya ditangkap.

"Saya mengapresiasi kinerja Kapolsek Medan Area, Kompol Faidir Chan, yang sudah menangkap pelaku penganiayaan terhadap saya," tuturnya.

Kiki menjelaskan, peritiwa penganiayaan itu terjadi berawal, ketika ia bersama keluarga mengendarai mobil dan hendak pulang ke rumahnya. Saat melintas di Jalan Amaliun, tiba-tiba korban dicegat oleh 10 pria yang mengendarai mobil dan 3 sepeda motor.

Para pelaku langsung memukuli mobil yang dikendarainya dan memaksa untuk keluar dari dalam mobil. Tetapi ia semula bersama istri dan anak tetap berusaha bertahan di dalam mobil. Namun begitu ia keluar langsung mendapat pukulan dari para pelaku.

Akibatnya, kondisi matanya mengalami luka parah, yakni berdarah dan cacat permanen. Kiki mengakui tidak mengetahui jika mobil milik abang sepupu istrinya yang dikendarainya itu masih berstatus kredit.

“Kami tidak mengetahui kalau mobil tersebut masih dalam status kredit karena waktu ditanya soal buku hitamnya (BPKB), abang sepupu selalu berjanji akan memberikannya," tandasnya.
(sms)
Berita Terkait
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan oleh Anak DPR RI Terhadap DSA
Nikita Mirzani Jalani...
Nikita Mirzani Jalani Sidang Tuntutan Kasus Penganiayaan Terhadap Mantan Suaminya
Bak Ayam Sakit, Ini...
Bak Ayam Sakit, Ini Tampang Pelaku Pemukulan Anak Politisi PDIP Indah Kurnia Usai Menyerahkan Diri
Penangkapan Tersangka...
Penangkapan Tersangka Penganiayaan Wartawan di Kupang
Sadis! Bocah Tewas Dibanting...
Sadis! Bocah Tewas Dibanting Pacar Ibunya karena Rewel saat Sakit
Pria di Palmerah Penganiaya...
Pria di Palmerah Penganiaya Anak Kekasihnya hingga Tewas Ditangkap
Berita Terkini
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
1 jam yang lalu
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
3 jam yang lalu
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
4 jam yang lalu
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
5 jam yang lalu
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
5 jam yang lalu
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
6 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved