Dikenal Temperamen, Guru SMA Negeri 12 Bekasi Dibebastugaskan

Kamis, 13 Februari 2020 - 14:16 WIB
Dikenal Temperamen,...
Dikenal Temperamen, Guru SMA Negeri 12 Bekasi Dibebastugaskan
A A A
BEKASI - Guru SMA Negeri 12 Kota Bekasi, Idayanto dibebastugaskan sementara. Kebijakan itu diambil pihak sekolah menyikapi video aksi Idayanto yang memukul lima siswanya.

Aksi Idayanto memukul lima siswanya viral di media sosial . Video berdurasi 14 detik itu telah menyebar ke jagat maya. Banyak yang mengecam aksi guru yang sudah mengajar di sekolah tersebut sejak 2005 silam itu.

Ketua OSIS SMA Negeri 12 Kota Bekasi, Muhamad Altafrafif (17) membenarkan sosok Idayanto yang dikenal emosional dan mudah marah terhadap siswa. Namun, sikap emosional yang meledak-ledak itu dinilai karena ada pemicunya.

"Memang si guru itu salah, cuma karena pemicunya dari siswanya itu sendiri, misalnya contoh terlambat dan enggak pakai atribut lengkap," katanya.

Dia berharap kejadian tersebut tidak terjadi lagi di SMA Negeri 12 Kota Bekasi . "Saya berharap ke depannya tidak ada apa-apa lagi. Tidak ada kekerasan lagi kasus itu sudah diurus sama ke berwenang, tugas kita belajar dan mengikuti proses belajar di sekolah," katanya.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah SMA Negeri 12 Kota Bekasi, Ade Saeful Bahri mengatakan Idayanto saat ini telah dirumahkan sementara. Hal itu sebagai upaya merelaksasi diri antara Idayanto dengan para siswa.

"Jabatannya juga telah di-nonjobkan di sekolah," tambahnya. (Baca juga: Pukuli Lima Siswa, Guru di Bekasi Dikenal Temperamen )

Diberitakan sebelumnya, sebuah tayangan video berdurasi 14 detik tengah viral di jagat maya. Video itu menampilkan seorang guru yang memukuli muridnya dengan kepalan tangan. Dalam tayangan video itu, nampak terdapat sejumlah murid berbaris di lapangan. Sebagian dari mereka berdiri dan dipukuli secara bertubi-tubi oleh oknum guru.

Peristiwa memilukan itu terjadi di SMA Negeri 12 Kota Bekasi. Sekolah itu berada di wilayah Kelurahan Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi. Belakangan peristiwa itu dipicu karena beberapa siswa telat masuk sekolah dan tidak menggunakan ikat pinggang sebagaimana yang diterapkan pihak sekolah.
(mhd)
Berita Terkait
Kasus Pemukulan di Masjid,...
Kasus Pemukulan di Masjid, Kapolres Bekasi: Tak Ada Permasalahan Awal
Viral Video Kekerasan...
Viral Video Kekerasan di Jalan Tol, PJR dan Sopir Ekspedisi Sepakat Damai
Viral Pegawai Pajak...
Viral Pegawai Pajak di Bekasi Dibogem Atasan, DJP: Kami Tidak Menoleransi Kekerasan
Viral! Oknum Guru Aniaya...
Viral! Oknum Guru Aniaya Siswanya di Halaman Sekolah
Dishub Kota Bekasi Laporkan...
Dishub Kota Bekasi Laporkan Pria Kekar Perusak Rambu Lalu Lintas ke Polisi
Pemkot Tangerang Pastikan...
Pemkot Tangerang Pastikan 146 Sekolah Swasta Gratis
Berita Terkini
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
6 menit yang lalu
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
56 menit yang lalu
129 Sampul Paspor Bekas...
129 Sampul Paspor Bekas Jemaah Haji Ditemukan Tercecer di Serpong, Imigrasi: Dokumen Lama
1 jam yang lalu
Operasi SAR Ledakan...
Operasi SAR Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Ditutup
2 jam yang lalu
BRI Kokohkan Dominasi,...
BRI Kokohkan Dominasi, Raih Penghargaan Best Private Bank Skala Internasional
2 jam yang lalu
Peneliti MPSI: PSN Wanam...
Peneliti MPSI: PSN Wanam Jadi Penggerak Kemajuan Papua Selatan dan Ketahanan Pangan
2 jam yang lalu
Infografis
7 Universitas Islam...
7 Universitas Islam Negeri Terbaik Masuk Top 100 Nasional Webometrics 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved